Sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2005, Toyota Fortuner terhitung secara konsisten mampu terus berkembang dengan pertumbuhan rata-rata di atas 38% setiap tahunnya. Hal ini cukup membuktikan bahwa Toyota Fortuner mampu menyerap pasar dengan cepat dan menjalankan strategi Toyota dengan tanggap dan tepat.
Secara total, hingga Juli 2013, Toyota Fortuner telah terjual sebanyak 79.745 unit. Meskipun dahulu penyerapan pasar masih berada di bawah level 10.000 unit, namun sejak tahun 2010 penjualan Toyota Fortuner berada di atas level 10.000 dan mencetak penjualan 19.691 pada tahun 2012.
"Sampai bulan Juli ini sudah 11.870 Fortuner yang terjual. Sampai akhir tahun, kalau tahun lalu 19 ribuan, tahun ini sedikit diatasnya," kata Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM) Rahmat Samulo.
Di kesempatan yang sama, Presiden Director TAM Johnny Darmawan menjelaskan kalau Fortuner adalah salah satu andalan Toyota untuk ekspor. Model ini sendiri sudah mulai dirakit di Indonesia pada 2006 silam.
"Fortuner masih menjadi andalan Toyota untuk ekspor," katanya.
Dalam data yang dipaparkan Johnny, dari 2010-2013 ini ekspor Fortuner terus mengalami peningkatan.
Pada 2010 ada sekitar 11.853 Fortuner yang diekspor. Angka itu naik di 2011 menjadi sekitar 25.593 Fortuner dan naik lagi di 2012 menjadi 40.984 Fortuner.
"Di 2013, sampai Juli lalu sudah ada 25.640 mobil yang diekspor. Banyak ke Timur Tengah. Disana kita tahu sendiri kalau harga tidak menjadi perhitungan, tapi Fortuner dipilih karena kualitas dan ketahanannya," lugas Johnny.













































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas