Meski baru diluncurkan pertengahan tahun ini dan harus melawan barisan mobil Jepang, Spin tetap bisa mencuri perhatian. Buktinya sudah ada 4.000 Spin yang dipesan.
Inden pun mengular hingga 2 bulan yang membuat Chevrolet harus bekerja keras meningkatkan produksi mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ekspor ke Thailand, Filipina sudah. Sudah ada permintaan dari sana," kata Direktur Public Relations PT GM Indonesia Maria Sidabutar di sela-sela peresmian diler Chevrolet di Banjarmasin, Rabu (28/8/2013).
Maria juga mengungkapkan kalau Spin memang dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah perkotaan yang butuh kendaraan sub-kompak yang praktis dan dapat diandalkan namun memiliki desain yang segar dan berbeda.
Chevrolet Spin juga memiliki fitur-fitur yang menjadikan kendaraan ini berbeda dari pesaingnya. Fitur-fitur ini antara lain bluetooth connection head unit, sistem penyejuk udara double blower dengan tambahan evaporator di baris ketiga hingga pilihan transmisi otomatis 6 percepatan dengan teknologi tiptronic.
Ada pula tampilan speedometer digital dan multi information display, serta pilihan 3 varian mesin yang berbeda yaitu 1.2L, 1.5L, dan 1.3L diesel. Semua fitur tersebut merupakan yang pertama di kelasnya dan tidak dimiliki MPV lain dikelas yang sama.
Pada tipe mesin 1.2L dan 1.5L dilengkapi oleh teknologi Dual VVTi serta tipe mesin 1.3L diesel dilengkapi dengan turbo charger sehingga memastikan kendaraan tetap memiliki torsi dan tenaga yang tangguh, namun tetap mengeluarkan emisi yang rendah serta hemat bahan bakar.
"Chevrolet telah menciptakan sebuah konsep compact MPV sejati. Sebuah MPV yang bertenaga, lincah dan fungsional yang kami hadirkan untuk memenuhi segala kebutuhan berkendara masyarakat Indonesia," terang Maria.
"Namun karena permintaan di Indonesia juga masih sangat tinggi, tentu kita harus memprioritaskan kebutuhan dalam negeri dulu. Kuota untuk ekspor sekitar 20 persen dari produksi, tapi karena kita sendiri belum bisa full capacity, jadi angka itu baru bisa bertahap kita penuhi, tidak bisa langsung," tuntasnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Agrinas Juga Impor Motor Roda Tiga untuk Kopdes Merah Putih
Pabrik di RI Bisa Produksi 400 Ribu Pick Up, Nggak Perlu Impor untuk Kopdes
Biar Dapet Rp 10 Juta/Bulan, Ojol Harus Ambil Berapa Orderan?