Dengan fitur autopilot atau self-driving car, mobil bisa berjalan otomatis tanpa perlu dikemudikan manusia. Dengan begitu, tingkat kecelakaan yang banyak terjadi karena human error pun bisa direduksi.
Laporan itu timbul karena hingga saat ini, Google masih gagal mendapatkan rekanan produsen mobil untuk teknologi mereka tersebut. Kabar mengatakan, kalau sampai tidak ada produsen mobil yang mau dirangkul oleh Google, maka mereka akan memproduksi mobil sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita ini muncul hanya beberapa hari setelah sebuah laporan dari kesepakatan antara Google, IBM, dan Continental AG (produsen ban) serta pemasok suku cadang.
Meski hal itu masih spekulasi sampai ada produsen mobil yang mau bekerja sama dengan raksasa teknologi ini, kemungkinan Google untuk membuat merek sendiri sangat besar karena dana yang mereka miliki juga besar.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Di RI Banyak Merek Motor Listrik, Kenapa Harus Emmo Rp 50 Jutaan buat MBG?
Bengkel Belum Ada, Kok BGN Nekat Beli 25 Ribu Unit Motor MBG?
Emang Kepala SPPG Perlu Motor Trail Listrik Seharga Rp 50 Juta?