"Kami belum memutuskan dan mendiskusikannya," kata General Manager Corporate Planning and Public Relation TAM, Widyawati kepada detikOto.
Saat ini menurut Widya, Toyota tengah mengkaji apakah imbas pelemahan rupiah terhadap dolar AS hingga Rp 11.000 terjadi dalam jangka panjang atau pendek.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fenomena melemahnya mata uang rupiah juga tidak membuat pabrikan asal Jepang ini segera merevisi target penjualan mobil tahun ini. Toyota tetap memasang target yang disebutkan di awal tahun.
"Sampai saat ini Toyota tidak mengoreksi targetnya," tutup Widya.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Presiden Prabowo: RI Jangan Cuma Jadi Pasar, Harus Bikin Mobil-Motor Sendiri
BYD Luncurkan Denza N9 Flash Charge: Jarak Tempuh 1.520 Km, Ngecas Cuma 9 Menit