Selain Beijing, Shanghai dan Guangzhou kini kota Tianjin yang akan mulai membatasi peredaran mobil. Demikian detikOto kutip di ChinaDaily, Sabtu (17/8/2013).
Pemerintah kota Tianjin merilis sebuah pedoman yang mengatakan, "Mengatasi lalu lintas yang semakin padat di kota, Tianjin akan mempertimbangkan pembatasan pembelian mobil baru dan mencegah pertumbuhan kendaraan bermotor yang terlalu cepat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan data statistik yang dihimpun, di kota Tianjin tercatat ada 2,4 juta kendaraan sampai akhir Januari 2013 lalu dan lebih dari 70 persen kendaraan baru merupakan kendaraan pribadi.
Tak hanya faktor lalu lintas, pemerintahnya juga mengatakan faktor lainnya seperti polusi udara yang semakin meningkat setiap tahunnya. Setiap tahun sekitar 500.000 ton polusi udara dihasilkan di kota ini.
"Pengumuman ini akan menyebabkan panic buying dalam jangka waktu yang singkat dan tidak baik bagi perkembangan industri otomotif," kata Director of LMC Automotiv Asia Pacific Forecasting Zeng Zhiling.
Zeng mengatakan pembatasan penggunaan mobil bukan salah satu cara yang efektif dalam mengatasi masalah lalu lintas yang semakin padat tapi lebih efektif ke arah untuk mengurangi polusi udara.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Kapan Potongan Ojol 8% Mulai Berlaku?