Perselisihan keduanya terjadi setelah Volkswagen membeli 20 persen saham Suzuki pada Januari 2009 dengan nilai 1,7 miliar euro. Pada kesepakatan awal, Volkswagen akan dibantu diberi jalan untuk masuk ke pasar India dimana Suzuki terhitung sangat kuat.
Akses ke teknologi ramah lingkungan juga akan dibuka. Namun, hubungan itu retak di September 2011 setelah VW menuduh Suzuki telah melanggar kontrak mereka dengan memilih menggunakan mesin diesel dari Fiat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya dikabarkan kalau kedua perusahaan itu hendak bertemu untuk mencairkan suasana diantara mereka.
"Ada berbagai laporan, tetapi tidak benar-benar ada fakta seperti itu, sehingga tidak ada yang bisa saya bicarakan tentang topik ini," kata Executive Vice President Toshihiro Suzuki seperti dikutip Autonews.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Duh! Ketua DPRD Naik Moge Nggak Pakai Helm
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil