GM Authority memberitakan kalau 10 karyawan dan Sam Winegarden itu dianggap telah menukar mesin di SUV Tavera untuk melewati batas emisi di aturan emisi India.
Tindakan ini pada akhirnya menyebabkan mobil dihentikan produksinya dan recall 114.000 Tavera dilakukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika standar tersebut tidak dipenuhi, kami akan mengambil tindakan yang tepat untuk mempersalahkan karyawan," tambahnya.
Recall Tavera di India itu merupakan salah satu recall terbesar di negeri Bollywood itu sejak GM masuk di tahun 1995.
Pada tanggal 18 Juli lalu General Motos memberitahu pemerintah India kalau mereka telah melakukan penyelidikan internal dan menemukan karyawan mereka telah memanipulasi tes emisi untuk Tavera di India yang dibangun dan dijual lebih dari 8 tahun terakhir untuk memenuhi syarat emisi.
Kemudian pada Rabu 24 Juli, General Motors melakukan penarikan kembali atau recall terhadap 114.000 Tavera di India mulai dari model tahun 2005 sampai model tahun 2013.
Produsen mobil itu mengatakan bahwa recall tersebut adalah untuk mengatasi emisi ini. Di India, mobil ini menggendong mesin 2.0 liter dan 2.5 liter.
India sendiri telah melakukan penyelidikan terkait hal tersebut untuk melihat apakah masalah ini adalah kesalahan sistemik, kelalaian yang disengaja, atau kesalahan lainnya.
Akibat masalah ini, General Motors juga menghadapi kemungkinan sanksi denda dan penghentian produksi. Namun, sebagai langkah pencegahan, pada 4 Juni lalu GM berinisiatif untuk menghentikan produksi mobil ini untuk mencari tahu masalah dan penyelesaiannya.
Adapun kepala pengembangan mesin Sam Winegarden bergabung dengan General Motors pada tahun 1969 sebagai di Buick saat. Ia telah memegang posisi eksekutif di mobil sejak tahun 2004.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Prabowo Minta Potongan Ojol di Bawah 10%: Kalau Tak Mau, Jangan Usaha di RI
Pelajaran dari Oknum TNI Lawan Arah, Ngamuk Gebrak Ambulans
Pernyataan Taksi Green SM usai Kecelakaan Kereta di Bekasi