Toyota-Astra Motor (TAM) ketika dikonfirmasi kejadian ini mengaku tidak bisa berbuat apa-apa karena masih menunggu Petunjuk Pelaksana (Juklak) dari pemerintah. Tanpa juklak tersebut, Agya hanya seperti tumpukan besi.
"Kami masih menunggu juklak. Kita enggak bisa launching jika juklak belum turun," kata GM Corporate Planning, Public Relation & Customer Service TAM, Widyawati Soedigdo kepada detikOto, Selasa (16/7/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menambahkan butuh waktu 2 bulan untuk mengaudit produsen yang bermain LCGC begitu juklak resmi dikeluarkan pemerintah. Artinya jika juklak LCGC keluar September maka 2 bulan kemudian LCGC Agya meluncur di Indonesia.
"Kalau juklak turun September berarti Desember baru launching. Kuncinya 1,5 sampai 2 bulan setelah juklak turun. Setelah juklak keluar, kemudian disurvei oleh pemerintah," ucapnya.
(ikh/ddn)











































Komentar Terbanyak
Viral Sopir Alphard Tak Terima Ditegur Satpam usai Terobos Lampu Merah
Pemprov 'Kehilangan' Rp 2 Triliun, Pajak Mobil Listrik Rp 0 Perlu Ditinjau
Beredar Info Razia Pajak Kendaraan di Tol, Ini Fakta di Baliknya