Mesir Panas, Pabrikan Mobil Tutup Operasi

Mesir Panas, Pabrikan Mobil Tutup Operasi

- detikOto
Selasa, 09 Jul 2013 15:55 WIB
Mesir Panas, Pabrikan Mobil Tutup Operasi
REUTERS/Khaled Abdullah.
Kairo - Mesir memanas. Situasi yang tidak kondusif itu ternyata juga berimbas pada industri otomotif. Deretan perusahaan mobil seperti BMW, General Motors dan Toyota dikabarkan menutup operasi mereka di sana.

Dikutip dari Autonews, Selasa (9/7/2013) untuk BMW dan General Motors (GM) keduanya dikabarkan menutup operasi penjualan dan produksi mereka menyusul tidak kondusifnya keadaan di Mesir. BMW berharap Mesir bisa segera kondusif agar mereka bisa segera kembali beroperasi.

Sementara GM yang menjual merek Opel dan Chevrolet di Mesir memiliki pabrik di Kairo yang mempertahankan produksi selama periode kerusuhan.

Toyota juga tetap mempertahankan produksi mereka yang di Mesir pabriknya membangun Fortuner di pabrik yang mempekerjakan 700 orang.

Namun, beberapa diler mereka terpaksa tutup sebagai tindakan pencegahan dan berharap kerusuhan tidak akan terpengaruh pada penjualan mereka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mesir sendiri adalah pasar mobil terbesar ketiga di Afrika setelah Afrika Selatan dan Maroko. Ada 36.800 unit mobil yang dibangun di Mesir tahun lalu, turun 31 persen dari tahun 2011.

(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads