Collision warning with automatic braking
|
|
Beberapa diantaranya bahkan sudah bisa menghentikan laju mobil secara otomatis saat pengendara tengah lengah.
Sistem ini sebenarnya merupakan sistem lanjutan dari adaptive cruise control, yang pertama kali diperkenalkan 15 tahun lalu. Fitur adaptive cruise control mampu menjaga jarak aman kendaraan di depan
Mercedes, Honda, Toyota, Infiniti, Volvo dan merek lain seperti Ford sudah menggunakan fitur otomatis ini untuk menghindari tabrakan.
Produsen mobil lainnya pun sudah bersiap memasangnya karena terbukti efektif.
Kepala Peneliti IIHS David Zuby menuturkan collision warning systems mengurangi kecelakaan sampai 7 persen.
Kamera canggih
|
|
Dengan harga kamera yang lebih murah dan lebih kecil, pabrikan mobil tidak lagi memasangnya di bagian belakang mobil saja.
Honda memiliki kamera samping yang secara otomatis menyala ketika lampu sein dinyalakan, jadi mempermudah untuk melihat area blind spot.
Teknologi Nissan yakni around-view monitor lebih canggih lagi. Kamera ini menggabungkan gambar-gambar dari 4 kamera di spion kendaraan dan memperlihatkan gambarnya dalam bentuk bird's-eye view untuk membantu pengendara di blind spot.
Menurut Mobileye, kamera bahkan tengah diusahakan agar bisa membaca rambu lalu lintas, mendeteksi hewan-hewan yang kebetulan lewat di jalanan, atau bahkan melihat lampu lalu lintas. Semua teknologi ini diperkirakan akan menjadi fitur standar di 2015.
Lane Centering
|
Mobil Mazda6 memiliki fitur ini
|
Fitur ini disebut juga Lane Keep Assist yang tersedia di kendaraan-kendaraan semacam Mercedes-Benz, Ford Fusion, Ford Explorer, Toyota Prius, Lexus GS dan Lincoln MKZ.
Saat ini fitur tersebut masih mahal. Pengendara mobil harus menambahkan dana US 1.200 sampai US$ 4.320Β untuk mendapatkannya.
Adaptive headlights
|
|
Apalagi dengan kemunculan LED (light-emitting diodes), memungkinkan produsen mobil untuk membuat nyala lampu lebih terang dengan ukuran lampu yang lebih kecil.
Yang canggih pula, Audi, Mercedes, Acura, Mazda dan merek mobil lain sudah menggunakan fitur adaptive headlights yang bisa mengikuti pergerakan mobil ke mana-mana, jadi memudahkan pengendara untuk melihat saat berada di tikungan pada waktu malam.
Lampu besar pun dapat secara otomatis dipadamkan begitu ada kendaraan lain di seberang jalan.
Start-stop
|
Mobil mungil smart fortwo memiliki fitur Start-Stop
|
Mesin akan menyala lagi ketika pengendara memindahkan kakinya ke pedal gas untuk melaju.
Vice President Johnson Control Inc, Alex Molinaroli memperkirakan sistem start stop ini meningkatkan jarak tempu mobil paling kecil 5 persen.
Fitur Stop-start mulai dipasang di Eropa yang memiliki harga BBM mahal. Sekarang mobil hybrid sudah memilikinya.
Namun bukan berarti mobil konvensional tidak ada yang memasangnya
Halaman 2 dari 6












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Lawan Arah di Malaysia Didenda Rp 60 Juta, di Indonesia Cuma Rp 500 Ribu
Pengendara Singapura Banyak yang Mau Balik Beli Mobil Bensin