"Kenaikan bahan bakar minyak? Kami tidak yakin dengan hal tersebut (akan berdampak atau tidak untuk dunia otomotif di Indonesia)," kata Managing Director Tata Motors Limited Karl Slym, seperti dilaporkan reporter detikOto, M Luthfi Andika dari Mumbai, India.
Dia menegaskan kenaikan BBM bukanlah masalah besar untuk kiprah Tata di Indonesia. "Karena rencana kami itu untuk jangka panjang, dan tidak ada isu (pembicaraan atau perencanaan Tata Motor) akan kenaikan BBM," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena semuanya telah masuk ke dalam rencana bisnis kami. Karena kami di sini (Indonesia) telah memiliki rencana jangka panjang bukan jangka pendek," ujarnya.
(lth/ddn)










































