Ketika ditanya, kalau juknis LCGC itu sudah resmi dikeluarkan apakah PT Mercedes-Benz Indonesia (MBI) siap bermain di program tersebut?
Deputy Director Corporate Communication & Public Affairs MBI Elvera N. Makki mengatakan kalau juknis tersebut sudah resmi dikeluarkan maka MBI terlebih dulu akan melakukan pengkajian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dijelaskannya, dalam hal low cost, karena low cost itu juga sifatnya relatif jadi MBI akan melihat dari berbagai faktor.
"Mercedes-Benz memiliki pemikiran tersendiri terkait low cost kami menyebutnya competitive cost dibanding dengan returned value yang didapat customers. Ada beberapa pertimbangan menentukan harga, kami melihatnya dari faktor kualitas, seperti fitur safety, dan kenyamanan yang tidak dapat dipertaruhkan demi menekan cost. Terutama bagi kami, safety merupakan bagian dari tanggung jawab kami dalam memproduksi kendaraan yang tidak bisa ditawar," lugasnya.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Merasa Jago Nyetir? Buktikan di Kuis Ujian 'SIM' DetikOto, Ada Hadiahnya!
Intip Garasi Gubernur Terkaya di RI yang Hartanya Tembus Rp 900 Miliar