Bos Ford: Jepang Manipulator Mata Uang!

Bos Ford: Jepang Manipulator Mata Uang!

Aditya Maulana - detikOto
Senin, 24 Jun 2013 18:21 WIB
Bos Ford: Jepang Manipulator Mata Uang!
Alan Mulally
Tokyo - CEO Ford, Alan Mulally baru saja membuat pernyataan yang cukup berani terhadap negara Jepang. Ia mengatakan kalau Jepang adalah manipulator mata uang yang menawarkan eksportir lokal khususnya produsen mobil Jepang mendapatkan keuntungan yang tidak adil dengan nilai tukar yen yang lemah.

Dengan pelemahan nilai tukar yen terhadap dollar AS maka otomatis akan merusak keuntungan pabrikan mobil lain terutama Amerika Serikat (AS) di Jepang.

"Dengan manipulasi mata uang, kita hanya harus kembali ke tempat dimana mata uang telah ditentukan oleh pasar dan perjanjian perdagangan bebas," ujar Mulally seperti dikutip dari inautonews.

Sejak awal tahun lalu Mulally terus mengkritik mengenai yen, ia mengatakan bagaimana eksportir Jepang terbantu dengan pelemahan yen.

"Mulally adalah salah satu kritikus paling keras terhadap Yen," kata seorang analisis yang berbasis di Shanghai LMC Otomotif John Zeng.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yen melemah menempatkan posisi mereka (pabrikan AS) menjadi tidak menguntungkan," timpalnya.

Sejak November tahun lalu yen telah melemah terhadap setiap mata uang utama termasuk terhadap dollar AS sebesar 17 persen.

Lebih parahnya lagi Mulally mengatakan kalau ada fakta yang harus diungkap bahwa Jepang masih merupakan pasar yang tertutup untuk pabrikan mobil asal Amerika.

"Jepang hanyalah pasar yang paling tertutup di dunia untuk pabrikan mobil Amerika," tuntasnya

(ady/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads