Mazda Lebih Takut Dolar Naik Ketimbang BBM Naik

Mazda Lebih Takut Dolar Naik Ketimbang BBM Naik

Aditya Maulana - detikOto
Jumat, 21 Jun 2013 20:25 WIB
Mazda Lebih Takut Dolar Naik Ketimbang BBM Naik
Jakarta -

Menyikapi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang akan diumumkan nanti malam, PT Mazda Motor Indonesia (MMI) ternyata tidak begitu gentar karena MMI menilai lebih takut dollar naik ketimbang BBM naik.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Marketing Manager MMI, Astrid Ariani saat dihubungi detikOto terkait dampak kenaikan BBM bersubsidi terhadap kenaikan harga mobil, Jumat (21/6/2013).

"Yang saat ini kami waspadai justru kenaikan dolar (US$). Hal itu akan lebih berpengaruh kedalam faktor kenaikan harga mobil," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan begitu, Astrid berharap kalau currency dalam hal ini dolar Amerika lebih stabil sehingga tidak akan terjadi lagi kenaikan harga mobil baru.

"Kemarin itu kita sempat menaikan harga tapi itu terkait BBN bukan BBM," cetusnya.

Sementara itu, untuk masalah penjualan MMI tetap optimistis kalau penjualannya tidak akan terpengaruh oleh kenaikan BBM bersubsidi. Keoptimisannya itu lahir karena MMI memiliki produk-produk yang berkualitas serta irit bahan bakar.

"Berhubung volume model kami ada di Mazda2, CX-5 dan Biante jadi kami optimis kenaikan BBM tidak terlalu berpengaruh ke volume Mazda. Meski ada pengaruhnya itu biasanya hanya 2 sampai 3 bulan kedapan saja," katanya.

(ady/syu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads