Dengan selisih harga Rp 1.000 diyakini penjualan mobil diesel melonjak di Indonesia. Tata Motors akan mengambil keuntungan di tengah kondisi ini.
"Solar Rp 5.500 seharusnya ada peluang, tapi belum besar. Mobil diesel Tata Motors banyak di India. Tinggal bawa ke sini (Indonesia)," kata Deputy Manager Marketing PT Tata Motors Indonesia (TMI), Apong Arfiansyah di Jakarta, kemarin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Diesel image di Indonesia terutama kasar. Kedua lebih polusi meski faktanya lebih bersih dari bensin, ketiga adalah vibrasi. Diesel biasanya cc besar, harga diesel lebih mahal," ucapnya.
Namun Apong menjelaskan beberapa kendala itu akan terselesaikan dengan memberikan masyarakat edukasi bagaimana baiknya mesin diesel kepada masyarakat.
"Market pelan-pelan bisa menerima diesel. Karena buat Tata bukan hal gampang,"
Β ucapnya
"Solar lebih murah Itu peluang, cuma seberapa besar, belum tahu," tutupnya.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
BBM Shell Kosong, Bahlil: Negara Nggak Cuma Ngurus 1 Kelompok!
Prabowo Mau Buka Pabrik Mobil di RI: Kenapa Kita Jadi Pasar Mobil Orang Lain?
Viral Istri Ketinggalan di Rest Area saat Mudik, Diantar Polisi Naik Moge