Ini Trik Toyota Percepat Produksi Mobilnya

Ini Trik Toyota Percepat Produksi Mobilnya

Syubhan Akib - detikOto
Selasa, 18 Jun 2013 10:03 WIB
Ini Trik Toyota Percepat Produksi Mobilnya
Ilustrasi (detikOto)
Tokyo - Toyota Motor Corp memutuskan untuk merampingkan jumlah komponen yang mereka gunakan. Hal itu tidak lain adalah untuk menghemat pengeluaran dan waktu pengerjaan.

Bagian pertama yang terkena imbas kebijakan ini adalah sektor airbag dimana saat ini Toyota menggunakan 50 jenis airbag yang melindungi lutut pengemudi karena dudukan dan posisi tiap model berbeda. Tapi di masa depan, Toyota hanya akan menggunakan 10 diantaranya saja.

Rencana ini menurut Toyota diperkirakan akan menghemat waktu dan biaya untuk membuat model masa depan hingga 30 persen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemangkasan itu terjadi karena Toyota sudah mulai melakukan standarisasi 'ketinggian pinggul' yang membuat seluruh model Toyota dianggap sama. Standarisasi ini mengurangi jumlah varian airbag hingga 80 persen.

Tahun lalu Toyota juga memangkas jumlah jenis radiator mereka dari 100 model menjadi 21 model. Nantinya, pada 2016 sektor mesin juga akan diselaraskan. Saat ini ada 18 jenis dan model silinder yang digunakan di mesin mobil Toyota. Nanti akan dipangkas menjadi 6 model dan jenis saja.

"Mulai sekarang, Toyota akan mencari kompatibilitas bagian-bagian tertentu dengan menggunakan bagian standar yang digunakan oleh banyak produsen mobil global," kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan yang menguraikan konsep Toyota New Global Architecture atau TNGA pada bulan Maret lalu.

Langkah penyelarasan model dan jenis serta bentuk komponen mobil Toyota itu diilhami tsunami yang terjadi pada 11 Maret 2011. Toyota tidak mau ketika di sebuah wilayah ada masalah, hal itu akan mengganggu pasokan mereka di wilayah dunia lain.

"Gempa bumi benar-benar membuat kami melihat ke dalam rantai pasokan kami secara detil dan melihat kelemahan tertentu di sana dan melihat ke dalam hal-hal yang perlu diperbaiki," kata juru bicara Toyota Dion Corbett seperti detikOto kutip dari Autonews.

(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads