Teknologi plug-in hybrid ini disematkan pada Aston Martin DB9 oleh Bosch sebagai salah satu bentuk kerja sama mereka dan cara untuk mendemonstrasikan bagaimana sistem hybrid bisa masuk ke berbagai segmen mobil.
Pada prototipe ini, mesin V12 berkapasitas 6.0 liter tetap ada di balik bonnetnya. Namun, mesin itu kini dibantu oleh dua motor listrik di roda depan. Hasilnya, tenaga pun meningkat dari 510 bhp menjadi lebih dari 740 bhp.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang juru bicara Aston Martin kepada Auto Express mengatakan kalau mobil hybrid belum akan dalam jangka waktu dekat mereka produksi selain hidrogen hybrid untuk Rapide S yang akan digunakan untuk balapan Nurburgring 24 jam tahun ini.
Namun, tidak menutup kemungkinan sistem hybrid akan diaplikasi di mobil-mobil Aston Martin selama nilai-nilai filosofi yang dipegang merek Inggris ini tetap bisa dipertahankan.
(syu/ddn)











































Komentar Terbanyak
Prabowo Klaim Upah Ojol Naik 3 Kali Lipat, Begini Reaksi Asosiasi
Wanti-wanti Prabowo Buat Pengguna Motor Bensin: Rasain Sendiri
Pertalite Mau Dibatasi, Bahlil: yang Kaya Jangan Ambil Hak Rakyat