Diperkirakan Inggris akan menjadi negara dengan manufaktur kedua terbesar di Eropa pada tahun 2018 mendatang. Managing Director BMW Inggris, Tim Abbott, mengatakan kepada Reuters kalau ada banyak aspek yang akan membuat produksi kendaraan di Inggris meningkat.
Dalam lima tahun ke depan Abbot memperkirakan kalau Inggris akan mampu memproduksi lebih dari 2 juta kendaraan. Melampaui rekor 1,92 juta kendaraan yang divapai negara Ratu Elizabeth itu pada tahun 1972.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semua indikasi tampaknya mengatakan, 'Ya, Inggris akan menjadi yang kedua dalam beberapa tahun'," kata Abbott seperti detikOto kutip dari Car Advice.
Adapun mobil-mobil yang diproduksi di Inggris tidak semuanya di jual di negara itu. Malahan, 82 persen dari mobil yang diproduksi di Inggris pada 2012 lalu malah diekspor. Merek-merek seperti Jaguar, Land Rover, MINI dan Nissan adalah merek-merek yang banyak melakukan ekspor dari negara itu.
Melihat kenyataan tersebut, wakil presiden eksekutif Andy Palmer menjelaskan kalau ia tidak akan terkejut ketika melihat Inggris menyalip Prancis sebelum akhir dekade ini.
"Anda bisa melihat hal itu terjadi jika pabrik di Inggris berada pada kapasitas penuh," kata Palmer.
Nissan yang memiliki pabrik di Sunderland saja saat ini sudah mulai mendekati kapasitas produksi maksimum mereka yang berada di angka 500.000 kendaraan per tahun.
Pabrik ini memproduksi berbagai mobil mulai dari Nissan Note, Qashqai (Dualis), Juke dan Leaf. Pabrik ini juga bersiap-siap untuk menghasilkan generasi baru Qashqai, Note baru, dan model Infiniti yang belum disebutkan namanya.
Terlebih, pemerintah Inggris terus memberikan dukungan pada industri ini. Pada akhir pekan lalu, pemerintah membentuk Automotive Investment Organisation yang akan membantu industri ini hingga 3.000.000 pounds selama dua tahun ke depan.
Adapun negara yang merupakan produsen kendaraan terbesar di Eropa adalah Jerman yang memproduksi 5,5 juta mobil pada tahun lalu.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi
Mobil Pribadi Isi Pertalite Dibatasi, per Hari Maksimal Rp 500 Ribu