Infiniti Q50 Debutan Terbaik di Shanghai

Infiniti Q50 Debutan Terbaik di Shanghai

- detikOto
Kamis, 02 Mei 2013 13:27 WIB
Infiniti Q50 Debutan Terbaik di Shanghai
Shanghai - Mobil mewah Infiniti Q50 memulai debut Asia di China. Penampilan perdana mobil ini di benua kuning pun dianggap sebagai yang terbaik. Infiniti mengalahkan penampilan perdana BMW X4, Maserati Ghibli, Lamborghini Gallardo edisi ultah hingga supercar Ferrari LaFerrari.

Oleh panitia Shanghai International Auto Show, mobil mewah yang juga akan segera meramaikan pasar Indonesia pada awal tahun depan itu terpilih sebagai 'Best Chinese Premiere'.

Terpilihnya Infiniti Q50 ini dikatakan panitia karena Q50 memiliki desain yang segar dengan penampilan yang sporty. Dapur pacu hybrid menjadi salah satu nilai lebihnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami merasa terhormat dan sangat bangga bahwa penampilan perdana sedan Q50 kami menerima penghargaan yang sangat dihormati," kata Managing Director Infiniti China Daniel Kirchert dalam siaran pers, Kamis (2/5/2013).

Kirchert memaparkan kalau China seperti halnya yang dipikirkan merek-merek lain adalah pasar kunci bagi pertumbuhan global mereka. Untuk mendekatkan diri ke negeri tirai bambu itu, Infiniti tahun lalu mendirikan kantor pusat global di Hong Kong dan akan segera memproduksi Q50 serta QX50 di pabrik Xiangyang yang dioperasikan oleh mitra usaha patungan Infiniti di China, Dongfeng Motors Ltd.

Infiniti Q50 adalah sebuah mobil mewah yang pengembangannya dibantu juara dunia F1, Sebastian Vettel. Mengusung teknologi hybrid 'Infiniti Direct Response Hybrid' yang menggabungkan mesin bakar dengan motor listrik, mobil yang akan menjadi lawan Lexus IS ini pun jadi hemat bahan bakar tanpa mengurangi tenaga yang dimilikinya.

Sistem ini menggabungkan mesin bensin V6 berkapasitas 3.5 liter dengan two clutch "Dual Clutch Control" motor listrik. Selain itu Infiniti kabarnya akan mempertahankan mesin 3.7 liter yang memiliki tenaga 328 ps dan torsi 37.2kg/m.

Selain lewat sistem hybrid tersebut, mobil ini pun diklaim juga lebih ringan karena Nissan sudah mulai mengaplikasi teknologi baja bertekanan tinggi terbaru. Bahan ini adalah 1.2 gigapascal (GPa) ultra high tensile yang baru memulai debut di Infiniti Q50.

Nissan mengklaim kalau baru merekalah yang menerapkan teknologi ini secara massal. Dan meskipun pembuatannya lebih kompleks, baja jenis ini malah diklaim lebih efisien dalam produksinya.

(syu/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads