Menurut Marketing & After Sales Service Director Honda Prospect Motor (HPM) Jonfis Fandy, pasar sedan di Indonesia memang kecil tapi pasar sedan tidak akan hilang, peminatnya akan tetap ada.
"Segmen sedan untuk Accord itu sendiri hanya sekitar 5 sampai 10 persen. Tapi tidak akan hilang karena masih banyak konsumen yang ingin memiliki sedan. Antusiasmenya masih tinggi," beber Jonfis di sela-sela peluncuran All New Accord di Pacific Place, Jakarta, Kamis (25/4/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk Accord ini sendiri pertumbuhannya cukup stabil dari tahun ke tahun karena tidak banyak pilihan di kelas ini. Saya rasa penjualan sedan akan terus tumbuh," tandasnya.
Mengenai persaingan di kelas sedan menengah seperti Accord, Jonfis Fandy mengatakan pihaknya tidak melihat sebagai kekhawatiran tapi sebagai tantangan untuk lebih menawarkan produk yang jauh lebih berkualitas.
"Kalau kita melihatnya bukan sebagai kekhawatiran tapi malah menjadi tantangan. Banyak persaingan itu jadi memudahkan konsumen untuk memilih mobil," tuturnya.
Dengan begitu Jonfis mengatakan persaingan yang begitu ketat ini semakin membuat Honda untuk melahirkan dan menawarkan produk yang terbaik.
"Dengan banyak keunggulan yang ditawarkan kita harapkan dengan keunggulan Accord menjadi keuntungan bagi konsumen yang membelinya. Konsumen juga saya rasa bisa jeli dalam memilih produk yang berkualitas," tandasnya.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi