Ada yang suka mengemudi mobil transmisi otomatis dan ada juga yang suka mobil transmisi manual. Tetapi bagi pengendara mobil ada keuntungan mengendarai mobil matik.
"Mengemudi mobil matik itu tidak cepat lelah, dan lebih konsentrasi. Sementara mengendarai mobil manual konsentrasi pengendara berkurang," kata Training Director Jakarta Defensive Driving Center (JDDC), Jusri Pulubuhu kepada detikOto, Kamis (18/4/2013).
Menurutnya orang yang terbiasa mengendarai mobil manual dan tiba-tiba lompat mengendarai mobil matik akan merasakan perubahan besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Orang yang belum pernah mengendarai mobil transmisi matik dan tiba-tiba mengendarai mobil matik bisa membuatnya berubah pikiran. Dan itu karena kebiasaan," ucapnya.
Selain itu dia juga menambahkan jika mobil transmisi otomatis lebih nyaman digunakan ketimbang mengendarai mobil manual. "Jelas mobil matik lebih nyaman," pungkas Jusri.
Nah, pergeseran mobil transmisi manual ke mobil transmisi otomatis mulai terasa di zaman modern ini. Saat ini semakin banyak pabrikan mobil global menghadirkan mobil yang dilengkapi transmisi matik dengan alasan lebih mudah dikendarai dan ada pasarnya.
Namun meski mobil transmisi matik mulai populer, mobil transmisi manual juga masih digemari oleh beberapa pecinta otomotif dengan berbagai alasan.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Penjualan Mobil di Indonesia Nyaris Disalip Malaysia, Menperin: Ini Alarm!