Pastinya pendapat masyarakat di jalanan beragam. Tapi pada dasarnya, mereka menginginkan kenaikan yang tidak terlalu tinggi. Kalau bisa Premium hanya naik dari Rp 100 hingga Rp 2.000 yang dianggap wajar.
"BBM bersubsidi premium naik saya tidak setuju, soalnya pengeluaran saya saja sudah besar, kalau pun naik saya maunya jadi Rp 4.600 saja atau naik Rp 100 perak," kata Siska sambil tertawa renyah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lainnya halnya Saiful yang menilai wajar jika BBM subsidi naik. "Boleh saja naik, asal jangan mahal-mahal. Rp 1.000 saja naiknya," kata Saiful.
"Saya setuju, karena memang harus naik supaya subsidi tepat saran, Rp 6.000 saya masih setuju," kata Agung.
"Premium naik setuju, minimal menjadi Rp 7.000 tidak masalah. Kalau perlu dihilangkan saja subsidinya," kata Budi.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Di RI Banyak Merek Motor Listrik, Kenapa Harus Emmo Rp 50 Jutaan buat MBG?
Diborong Proyek MBG, Desain Motor Listrik Emmo Baru Didaftarkan Akhir Tahun Lalu
Spesifikasi Motor Listrik Buat Operasional MBG, Harga Mulai Rp 49 Jutaan