Kecelakaan Makin Intens, Saatnya Ada Crash Test di Indonesia

Kecelakaan Makin Intens, Saatnya Ada Crash Test di Indonesia

- detikOto
Selasa, 09 Apr 2013 14:54 WIB
Kecelakaan Makin Intens, Saatnya Ada Crash Test di Indonesia
Crash Test Nissan Juke (IIHS)
Jakarta - Kasus kecelakaan mobil akhir-akhir ini kian meningkat. Sudah banyak keluarga yang kehilangan anggota keluarga. Karena itu lah saatnya Indonesia memiliki semacam lembaga uji keselamatan pada kendaraan.

Lembaga ini akan menguji keamanan setiap mobil dengan melakukan uji tabrak atau crash test.

"Sekarang korban kecelakaan dari tahun ke tahun meningkat. Di sana (Jepang, Amerika dan Eropa) mobil dites uji sampai hancur tapi penumpang tidak apa-apa. Di sana ketat, di Indonesia tidak," kata pengamat otomotif Suhari Sargo ketika melihat mirisnya korban kecelakaan mobil di Indonesia kepada detikOto, Selasa (9/4/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Suhari Indonesia dengan jumlah pengguna mobil yang terus bertambah dari tahun ke tahun maka harus memiliki lembaga khusus uji tabrak dan keselamatan seperti Malaysia.

Kondisinya sangat ini sangat krusial dan lembaga yang seperti European New Car Assessment Programme (EuroNCAP) tersebut sangat dibutuhkan mengingat semakin maraknya penjualan mobil di Tanah Air.

Di Eropa, EuroNCAP akan menguji keselamatan setiap kendaraan baru yang diluncurkan pabrikan mobil.

Tes tabrak biasanya berupa frontal test (menabrakkan kendaraan dari depan) dengan kecepatan 40 mil per jam, tabrakan dari samping dan tes pada pejalan kaki dengan menggunakan dummies atau boneka berteknologi tinggi yang bisa mengukur dampak kecelakaan pada manusia.

(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads