Bedah Fitur Safety Mazda6

Bedah Fitur Safety Mazda6

- detikOto
Selasa, 26 Mar 2013 12:44 WIB
Bedah Fitur Safety Mazda6
Foto: Syubhan-detikOto
Denpasar -

Lane Departure Warning System (LDWS)

Mazda6
Fitur ini adalah fitur yang mampu memperingatkan para pengendara kalau si pengendara tiba-tiba melenceng dari jalur.

"Jadi, mobil ini bisa membaca garis marka jalan, dan bila si pengendara melenceng sedikit karena ngantuk, misalnya, maka mobil akan berbunyi dan memberiΒ  peringatan," ujarnya.

Karena itulah, sistem ini sangat diperlukan untuk memperingati pengemudi mengantuk atau lengah dan menghindarkan mereka dari kecelakaan yang tidak diinginkan.

Sistem ini akan bekerja saat lampu indikator LDWS menyala hijau, jika kuning berarti tidak bekerja karena kecepatan di bawah 60 km/jam atau kamera tidak mendeteksi marka jalan.

Rear Vehicle Monitoring (RVM) System

Foto: Syubhan-detikOto
Fitur ini berfungsi layaknya sonar. Karena dengan fitur ini, Mazda6 terbaru jadi bisa mendeteksi dan menginformasikan ke pengemudi jika ada mobil mendekat dari jarak 50 meter di belakang mobil baik di kiri dan kanan.

Ketika fitur ini aktif, maka peringatan suara akan bunyi jika Anda menyalakan sein sementara ada mobil di belakang kanan atau kiri sesuai dengan arah sein Anda. Dengan begitu, mobil mencegah Anda pada potensi kecelakaan yang mungkin saja timbul.

Selain itu, mobil juga akan memberi lampu tanda peringatan berwarna oranye yang akan tampak pada spion kanan atau kiri bila mobil ini mendeteksi keberadaan mobil lain yang melaju mendekatinya.

Untuk bisa bekerja, mobil ini membutuhkan kecepatan 30 km per jam atau lebih tinggi.

Adaptive Front-lighting System (AFS)

Mazda6
Bila biasanya lampu mobil hanya mengikuti kemana 'moncong' mobil mengarah, dengan fitur Adaptive Front-lighting System, lampu depan mobil menjadi lebih cerdas.

Karena fitur ini membuat lampu mobil bisa mendeteksi adanya tikungan untuk kemudian mengarahkan lampunya sesuai dengan arah tikungan itu.

Dengan hal itu, pengemudi pun dimungkinkan untuk melihat sekitar tikungan pada malam hari dengan memprediksi sudut tikungan dari input setir dan kecepatan lalu mengarahkan lampu ke arah sesuai dengan arah mobil. Keamanan pun meningkat.

High Beam Control (HBC) System

Lampu
Selain bisa mengarahkan lampu depan mobil ke kiri dan ke kanan, fitur High Beam Control yang dimiliki oleh generasi baru Mazda6 juga memungkinkan mobil secara otomatis memilih antara lampu jauh dan lampu dekat sesuai kebutuhan pengemudinya.

Bila jalanan lengang, maka mobil akan menjalankan lampu jauh sehingga pengemdi dalam melihat lebih jauh di malam hari.

Namun, otomatis kembali ke lampu dekat saat berpapasan dengan mobil lain dan kembali ke lampu jauh setelah papasan selesai.

Hal ini juga berlaku apabila terdapat kendaraan yang berada di depan Mazda6.

Selain itu, HBC hanya akan bekerja di lingkungan yang sangat gelap, posisi sakelar lampu di Auto dan high beam (dorong tuas ke depan).

Smart City Brake Support (SCBS) System

New Mazda6
Selain fitur-fitur keamanan yang tadi disebutkan, All-New Mazda6 ternyata memiliki fitur yang dapat mengerem otomatis untuk mencegah tabrakan. Fitur itu diberi nama Smart City Brake Support (SCBS) System.

Fitur ini diciptakan untuk menghindari dan atau mengurangi benturan dengan obyek kendaraan roda empat di depan mobil.

"Bekerja di kecepatan 4-30 km/jam," jelas Bonar.

detikOto pun sempat mengetes kebenaran penjelasan tersebut. Mazda6 yang merupakan sedan pertama yang menerapkan teknologi SKYACTIV detikOto kemudikan ke arahkan ke sebuah properti dengan kecepatan sekitar 20 km/jam.

Mobil itu terus berjalan dan sengaja tidak direm secara manual. Dan hanya sekitar 40-50 cm dari mobil, rem tiba-tiba bekerja secara otomatis dan menghentikan mobil yang hendak menabrak.

Halaman 2 dari 6
(syu/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads