Dilansir reuters, jika Eropa berhasil merealisasikan penekanan penggunaan bahan bakar, maka sebanyak 400 ribu lapangan kerja akan tercipta.
"Hasil penelitian menunjukkan bahwa jika produsen berhasil merealisasikan mobil yang hemat bahan bakar, maka ini bisa membangun pekerjaan disektor otomotif Eropa termasuk dalam rantai pasokan," kata the research project coordinator di Cambridge Econometrics, Phil Summerton.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak berhenti sampai disitu, berdasarkan data yang didapatkan melalui Komisi dan data industri di Eropa, peneliti Cambridge menemukan jika Eropa berhasil menghemat dalam penggunaan bahan bakar, maka Eropa bisa menghemat dana hingga US$ 74,5-103 miliar per tahun.
Soalnya dibanding membantu dalam membiayai pengembangan pasokan bahan bakar dari luar Eropa, akan lebih effisien dalam penggunaan mesin konvensional dan mobil hibrida dengan bertenaga baterai dimana industri ini akan menghasilkan 356.000 hingga 443.000 pekerjaan di 2030.
(lth/syu)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Ngaku Mau Swasembada Energi, Indonesia Malah Impor Etanol dari AS