Mazda Bangun Pabrik Transmisi di Thailand

Mazda Bangun Pabrik Transmisi di Thailand

M Luthfi Andika - detikOto
Kamis, 31 Jan 2013 18:04 WIB
Mazda Bangun Pabrik Transmisi di Thailand
Jakarta -

Pabrikan Jepang Mazda, kini menunjuk Thailand untuk menjadi basis produksi transmisi utama kedua selain di Jepang. Pembangunan pabrik Mazda di Thailand kali ini, direncanakan akan memulai produksinya di Maret 2016.

Seperti dalam siaran pers yang diterima detikOto, Kamis (31/1/2013). Pabrik terbaru Mazda di Thailand kali ini, akan berada di Chonburi 130 km dari Bangkok, Thailand. Drengan memiliki kapasitas produksi hingga mencapai 400 ribu unit.

Dengan bekerja sama dengan AutoAlliance, pabrik ini pun akan memproduksi transmisi otomatis yang akan ditempelkan di SkyActiv disetiap varian Mazda.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Presiden dan CEO Mazda Takashi Yamanouchi mengatakan dengan bertambahnya fasilitas produksi baru, akan memungkinkan Mazda untuk lebih fokus pada pertumbuhan penjualan global Mazda.

"Mazda coba membangun produksi global, untuk mencapai tujuan kami dengan mencapai volume penjualan global tahunan hingga 1,7 juta unit ditahun fiskal yang berakhir di Maret 2016," tambah Takashi Yamanouchi.

Hal ini sekaligus membuktikan bahwa Mazda akan memiliki pabrik transmisi utama. Di Jepang yang berada di Hofu dan Thailand yang berada di propinsi Chonburi.

"Distrik Nakanoseki Tanaman Hofu akan tetap menjadi fasilitas produksi utama untuk transmisi, tetapi kami telah memutuskan untuk membangun pabrik transmisi utama kedua di Thailand propinsi Chonburi."

Bahkan Mazda pun berencana untuk membangun pabrik di Meksiko, demi untuk pasar yang lebih global lagi. Sehingga Mazda pun tidak akan bergantung dengan manufaktur di Jepang (pabrik Mazda di Jepang).

"Kami juga memiliki rencana untuk membangun pabrik di Meksiko, dan satu lagi di Rusia. Dan bila ini sudah resmi ini merupakan langkah pasti kami untuk mencapai penjualan global," katanya.

Pembangunan pabrik di Thailand yang dilakukan Mazda, bukan tanpa alasan. Hal ini pun dilakukan untuk mendukung suksesnya SkyActiv-D diesel teknologi di Jepang.

Dimana penjualan Mazda diesel melambung tinggi hingga 80 persen, atas penjualan CX-5 yang menggendong mesin SkyActiv diesel.

(lth/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads