Salah satu pengguna Suzuki Ertiga mengharapkan ada nilai tambah yang ditawarkan Mazda untuk konsumennya. Jika tidak, maka masyarakat Indonesia akan tetap memilih MPV Ertiga dengan alasan ekonomis dari segi perawatan. Sementara mobil-mobil Mazda dinilai mahal dilihat dari segi perawatan.
"Tapi apa bodinya saja yang sama. Engine dan interiornya sama juga enggak?. Kalau sama, konsumen yang milih Ertiga kan dengan pertimbangan ekonomis, maka kalau nantinya maintenance dan harga spare part Mazda VX-1 lebih mahal maka konsumen tetap pilih ER3," kata Agus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga saat ini belum ada konfirmasi mesin yang bakal diusung kembaran Suzuki Ertiga tersebut.
Salah satu pengguna Suzuki Ertiga lainnya Dicky mengatakan hal senada. Harusnya Mazda yang hendak bermain di segmen tersebut menawarkan low MPV yang lebih memuaskan konsumennya.
"Saya sih enggak masalah ada kembaran. Tapi apa modelnya doang yang sama. Harus ada nilai lebih yang ditawarkan Mazda pada varian barunya," tutup Dicky.
Baik Suzuki dan Mazda masih belum mau memberikan komentar banyak soal kemunculan kembaran Ertiga yang katanya dinamai Mazda VX-1. Mazda pun belum bisa memastikan apakah mereka jadi atau tidak meluncurkan mobil itu.
"Untuk saat ini belum bisa komentar tunggu pengumuman resminya. Dan kapan itu, belum bisa dipastikan," kata Manager Marketing PT Mazda Motor Indonesia (MMI), Astrid Ariani kepada detikOto.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Merasa Jago Nyetir? Buktikan di Kuis Ujian 'SIM' DetikOto, Ada Hadiahnya!
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Intip Garasi Gubernur Terkaya di RI yang Hartanya Tembus Rp 900 Miliar