Datsun Mobil Murah Tapi Tetap Safety

Datsun Mobil Murah Tapi Tetap Safety

Syubhan Akib - detikOto
Selasa, 08 Jan 2013 20:14 WIB
Datsun Mobil Murah Tapi Tetap Safety
Jakarta - Mobil berharga murah sering kali dianggap tidak memiliki standar keamanan atau safety yang memungkinkan. Tapi Nissan yang akan melahirkan mobil murah Datsun di Indonesia membantah hal tersebut. Datsun yang akan dipasarkan di Indonesia diklaim akan memiliki standar keamanan tinggi.

Regional Vice President Nissan Motor Co., Ltd Takayuki Kimura yang datang ke Indonesia mengungkapkan kalau di Nissan, urusan keamanan dan keselamatan adalah yang utama.

Karena itu, mobil pun dirancang dengan sangat teliti agar mampu memberikan keamanan yang dibutuhkan para penghuni kabinnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Produk ini (Datsun) akan dirancang dengan melihat kondisi Indonesia. Basisnya sudah kita rancang seaman mungkin," kata Kimura.

Lebih lanjut Kimura menjelaskan kalau saat ini persiapan mobil ini terus disempurnakan oleh Nissan dan karenanya, sebelum mobil itu resmi diperlihatkan, dia mengaku belum bisa bicara banyak mengenai Datsun.

"Mobil masih terus disiapkan, jadi saya minta maaf kalau belum bisa membicarakannya," ujar Kimura.

Sementara ketika disinggung mengenai apakah benar Datsun akan menggunakan platfom dari mobil Lada, merek asal Rusia, Kimura juga tidak mau membicarakannya.

Namun yang pasti, masih menurut Kimura, Datsun yang akan diproduksi di Rusia, Indonesia dan India itu akan menampilkan kebutuhan masing-masing negara pembuatnya.

"Datsun kita bangun untuk menjadi solusi bagi negara produsennya. Rusia punya solusi sendiri, tapi Indonesia juga pasti punya solusi sendiri. Jadi apakah nanti akan menggunakan Lada? Saya belum bisa katakan," jelasnya.

Jadi apakah Datsun yang akan diproduksi di Indonesia akan berbeda dengan Datsun yang ada di Rusia? "Kita lihat saja nanti," lugasnya.

Datsun sendiri menurut rencana akan diluncurkan kembali di Indonesia pada tahun 2012 mendatang. Menurut kabar, mobil ini akan dijual mulai dari mulai US$ 3.000 atau setara Rp 28,9 jutaan.

(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads