Namun dalam uji coba mobil listrik Evina yang dulu bernama Ahmadi ini Dahlan banyak mengalami kendala seperti mogok karena kehabisan baterai di beberapa tempat di Jakarta. Bahkan Dahlan mengaku, dirinya sangat malu ketika mobil listrik itu mogok.
"Kalau dibilang malu ya saya malu. Malu banget. Apalagi dalam pengujian kedua juga sempat mogok di tanjakan. Itu saya malu banget apalagi diliput sama Anda (wartawan) semua," ungkap Dahlan kepada para wartawan di Cafe Galery Kompleks Taman Ismail Marzuki Jl. Cikini Raya No. 72 Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/1/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika kecelakaan ini saya sempat merenung lama. Tapi saya berkeyakinan kalau tidak akan berhenti sampai di sini," paparnya.
Tapi tekad Dahlan untuk memajukan mobil listrik di Indonesia ini cukup kuat bahkan dirinya siap memasang badannya di barisan paling depan baik dalam pengembangan maupun pengujian mobil listrik di Indonesia.
"Sekali lagi saya tegaskan kalau saya tidak boleh menyerah, karena ini akan menjadi unggulan kita (indonesia). Dan kesimpulannya mobil listrik Dasep dan Danet yang sudah saya coba cukup bagus," tutup Dahlan.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Intip Garasi Gubernur Terkaya di RI yang Hartanya Tembus Rp 900 Miliar