Pemerintah China sadar benar kalau penggunaan kendaraan pribadi menjadi salah satu penyebab kemacetan. Untuk merangsang penggunaan kendaraan umum, armada pun diperbaharui.
Selain itu, pemerintah China juga menyiapkan subsidi untuk bahan bakar dan keringanan pajak untuk kendaraan angkutan massal agar perusahaan yang bergerak dibidang itu jadi makin banyak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk itu, solusi jangka panjang pun disiapkan untuk menghalau kemacetan di masa depan dan polisi yang akan makin memburuk.
"Urbanisasi China mengalami percepatan, pengembangan transportasi perkotaan pun menghadapi tantangan baru," kata Dewan Negara seperti detikOto kutip dari China Car Times.
Pemerintah menurut Dewan Negara haruslah memprioritaskan pengembangan sistem angkutan umum untuk mengurangi kemacetan lalu lintas, mengubah transportasi perkotaan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan meningkatkan penyediaan pelayanan publik.
Dengan fokus pada angkutan massal, maka diharapkan penggunaan mobil pribadi dapat dikurangi. Sebab, menurut Biro Statistik Nasional China, pada akhir 2011 ada 62.400.000 kendaraan pribadi di Cina, tujuh kali lebih banyak dari angka 8.450.000 yang ada di akhir tahun 2003.
Angka tersebut pun diperkirakan akan terus meningkat. Kementerian Transportasi China memperkirakan kalau jumlah kendaraan pribadi di negeri Tirai Bambu itu akan melampaui 200 juta dalam tujuh tahun mendatang.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi
Mobil Pribadi Isi Pertalite Dibatasi, per Hari Maksimal Rp 500 Ribu