4 Keanehan Mobil Listrik Tucuxi

4 Keanehan Mobil Listrik Tucuxi

- detikOto
Senin, 07 Jan 2013 10:35 WIB
4 Keanehan Mobil Listrik Tucuxi
Dahlan Iskan dan Tucuxi (Ari Saputra)
Jakarta - Niat Menteri BUMN Dahlan Iskan untuk menjajal mobil listrik Tucuxi hingga 1.000 km harus terhenti di Plaosan, Magetan. Mobil tersebut bermasalah pada remnya hingga memaksa Dahlan untuk menabrakkannya ke tebing.

Mobil ini sejak dikembangkan memang memiliki beberapa keanehan tidak seperti mobil-mobil biasa yang dikembangkan oleh pabrikan mobil besar. Berikut beberapa keanehan mobil yang harganya mencapai Rp 1,5 miliar.

1. Pakai Pelat Khusus

Pelat DI 19
Karena masih prototipe, mobil menggunakan pelat nomor khusus DI 19. Kementerian Perhubungan mengakui belum mengeluarkan sertifikasi uji tipe mobil ini.

Sehingga sebenarnya mobil belum laik jalan untuk dibawa ke jalan raya.

2. Uji coba oleh menteri

Dahlan Iskan dan Tucuxi (Ari Saputra)
Normalnya untuk mobil yang masih berupa prototipe, ada orang-orang khusus di bidang teknis yang menjajal mobil.

Bahkan pabrikan Ford misalnya, sebelum menjual ke pasaran secara resmi, mobil akan diuji dulu di berbagai medan sampai sejauh ratusan ribu km.

Dengan sosok Dahlan Iskan yang menjabat Menteri BUMN, sangat riskan bagi seorang Menteri untuk menjajal mobil yang belum laik jalan.

"Melakukan test mobil dengan cara Pak Dahlan Iskan adalah hal yang konyol," komentar seorang Otolovers.

Dahlan mungkin sudah tidak sabaran ingin segera menyaksikan sebuah mobil listrik wara-wiri di jalanan Indonesia. Tetapi harusnya ada prosesnya toh?

3. Tidak Ada Airbag?

Tucuxi kecelakaan
Dari foto-foto bekas kecelakaan, tidak terlihat airbag yang mengembang. Hal ini menimbulkan keanehan sendiri. Masak mobil yang membutuhkan biaya pengembangan senilai seharga Rp 3 miliar, lupa memasang airbag.

Padahal fitur itu, di mobil seharga Rp 150 jutaan saja sudah tersedia. Apakah airbag terpasang kemudian tidak terkembang karena dibongkar di bengkel, atau karena memang tidak ada fitur airbag menjadi pertanyaan sendiri.

Danet Suryatama yang merupakan pencipta mobil ini belum bersedia memberikan komentarnya kepada detikOto, soal tidak adanya airbag ini.

4. Penggunaan Rem

Tucuxi
Seperti halnya airbag, mobil secepat Tucuxi yang dikabarkan sanggup berlari sampai 200 km per jam harusnya menggunakan rem yang mumpuni pula. Apalagi ini mobil listrik.

Jadi begitu remnya blong, padahal mobil masih terbilang baru tentunya menjadi pertanyaan lagi. Terlepas dari tudingan Danet kalau mobil ini sudah dibongkar oleh tim Dahlan Iskan.

Biasanya sebuah mobil listrik memiliki fitur rem regeneratif. Fitur ini memungkinkan mobil menyerap energi pengereman (panas) dan mengubahnya menjadi energi listrik yang disimpan di baterai mobil. Energi listrik ini bisa dipakai mobil untuk berbagai kebutuhan.

Yang uniknya, mobil biasanya jika tidak digas, akan melambat sendirinya. Seperti halnya mobil listrik buatan Amerika, Tesla Motors.

Halaman 2 dari 5
(ddn/lth)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads