Menteri BUMN Dahlan Iskan mengambil langkah untuk menabrakkan Tucuxi ke tebing di Plaosan, Magetan, Sabtu (5/1/2013) siang. Langkah Dahlan itu dinilai tepat untuk mengurangi laju kendaraan. Mobil terus melaju karena rem blong.
"Sudah benar penanganan prosedur Dahlan dengan diserempat ke tebing untuk mengurangi laju kendaraan. Salah satu penyelamtan biasanya ke tebing atau ke pohon untung mengurangi laju kendaraan," kata President Director Indonesia Defensive Driving Center (IDDC) Bintarto Agung kepada detikOto, Minggu (6/1/2013).
Dengan demikian, lanjut Agung, mobil akan secara berhenti secara perlahan-lahan. Dan ini akan menyelamatkan penumpang, masyarakat sekitar, pengendara jalan dan Dahlan saat kejadian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kecelakaan mobil listrik Tucuxi itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Saat kejadian Dahlan sebagai pengendara dan Riki sebagai penumpang samping.
Mobil listrik Tucuxi bakal dilempar ke pasar dengan banderolan Rp 1,5 miliar. Sementara itu, pengembangan mobil tersebut memakan dana sebesar Rp 3 miliar dimana diproduksi di rumah modifikasi Kupu-Kupu Malam Yogyakarta. Dan sangat disayangkan mobil tersebut rusak parah hingga tidak bisa diperbaiki setelah menabrak tebing.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Di RI Banyak Merek Motor Listrik, Kenapa Harus Emmo Rp 50 Jutaan buat MBG?
Bengkel Belum Ada, Kok BGN Nekat Beli 25 Ribu Unit Motor MBG?
Diborong Proyek MBG, Desain Motor Listrik Emmo Baru Didaftarkan Akhir Tahun Lalu