Salah satunya datang dari Pengamat Transportasi Indonesia Yayat Supriyatna yang mengatakan, pemberlakuan ini akan menimbulkan kemacetan di daerah-daerah lain.
Yayat mengatakan, warga Jakarta memiliki berbagai langkah untuk mengakali aturan ini. Masyarakat akan mencari alternatif jalan lain yang tidak terkena aturan zona pembatasan nopol ganjil-genap ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, aturan ini akan sama seperti pemberlakuan aturan jalur 3 in 1. Masyarakat akan menghindari zona-zona 3 in 1 dan berimbas pada padatnya ruas-ruas jalan lain.
"Kita harus belajar dari 3 in 1, kalau 3 in 1 antara jam-jam yang diberlakukan, itu orang akan mencari ruas-ruas alternatif. Ini adalah replikasi dari 3 in 1," ungkapnya.
Dia mengatakan, dalam beberapa waktu ke depan, Jokowi harus mengkaji ulang aturan ini dan menyiapkan risiko-risiko yang akan ditimbulkan nantinya.
"Ini ide bagus saya katakan, tapi harus dikaji lagi," cetus Yayat.
(hen/syu)












































Komentar Terbanyak
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Motor Listrik MBG Jadi Perhatian KPK