Pembatasan Sistem Ganjil-Genap Tidak Ampuh

Pembatasan Sistem Ganjil-Genap Tidak Ampuh

- detikOto
Selasa, 18 Des 2012 15:05 WIB
Pembatasan Sistem Ganjil-Genap Tidak Ampuh
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) tengah menyiapkan aturan pembatasan kendaraan dengan nomor polisi (nopol) ganjil-genap tahun depan. Banyak opini publik mengenai rencana pemberlakuan aturan ini.

Salah satunya datang dari Pengamat Transportasi Indonesia Yayat Supriyatna yang mengatakan, pemberlakuan ini akan menimbulkan kemacetan di daerah-daerah lain.

Yayat mengatakan, warga Jakarta memiliki berbagai langkah untuk mengakali aturan ini. Masyarakat akan mencari alternatif jalan lain yang tidak terkena aturan zona pembatasan nopol ganjil-genap ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ganjil-genap itu akan digunakan secara khusus pada zona tertentu. Pertanyaannya bagaimana dengan jalan-jalan lainnya. Ini akan membuat kemacetan di daerah-daerah lain. Orang akan mencari-cari alternatif jalan lain," ungkap Yayat saat ditemui di acara Diskusi Wartawan Kementerian PU, di Restoran Pulau Dua, Senayan, Jakarta, Selasa (18/12/2012).

Menurutnya, aturan ini akan sama seperti pemberlakuan aturan jalur 3 in 1. Masyarakat akan menghindari zona-zona 3 in 1 dan berimbas pada padatnya ruas-ruas jalan lain.

"Kita harus belajar dari 3 in 1, kalau 3 in 1 antara jam-jam yang diberlakukan, itu orang akan mencari ruas-ruas alternatif. Ini adalah replikasi dari 3 in 1," ungkapnya.

Dia mengatakan, dalam beberapa waktu ke depan, Jokowi harus mengkaji ulang aturan ini dan menyiapkan risiko-risiko yang akan ditimbulkan nantinya.

"Ini ide bagus saya katakan, tapi harus dikaji lagi," cetus Yayat.

(hen/syu)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads