Polisi Siapkan Sensor Khusus Agar Sistem Ganjil-Genap Sukses

Polisi Siapkan Sensor Khusus Agar Sistem Ganjil-Genap Sukses

- detikOto
Senin, 17 Des 2012 16:44 WIB
Polisi Siapkan Sensor Khusus Agar Sistem Ganjil-Genap Sukses
Jakarta - Sistem pembatasan kendaraan ganjil-genap akan dilaksanakan pada Maret 2013. Pengawasan sistem ini menggunakan Electronics Traffic Law Enforcement (ELTE) di mana akan ada sensor elektronik yang menentukan apakah nomor kendaraan yang lewat ganjil atau genap.

"Permasalahannya bukan hanya CCTV tapi ada suatu sistem. Sehingga ada sensor yang bisa menangkap semacam kode yang menangkap ini ganjil apa genap," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Chryshnanda Dwilaksana usai menghadiri acara 'Gebyar Seribu Polisi Cilik' di Gandaria City, Jl Sultan Iskandar Muda, Jakarta Selatan, Senin (17/12/2012).

Saat ditanya apakah perlu membuat perbedaan warna antara pelat bernomor ganjil dan bernomor genap, Chryshnanda mengatakan pembedaaan cat itu terlalu sederhana. "Kalau ganti cat saya bilang, maaf terlalu sederhana," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Chryshnanda mengatakan, dengan sistem sensor elektonik ini maka tidak perlu lagi perbedaan warna pelat antara yang genap dan yang ganjil. "Itu kan kalau yang sudah elektronik bukan hanya dengan warna tapi dengan sensor elektronik," katanya.

Chryshnanda mengatakan, polisi akan menyiapkan pendataan elektronik dan identitas kendaraan bermotor. "Saya juga menyiapkan bahwa TMC ini akan menjadi pusat komando kendali koordinasi komunikasi," katanya.

Chryshnanda mengatakan, yang paling penting adalah perubahan mindset warga mau menggunakan angkutan umum. "Yang paling penting sebenarnya bukan ganjil-genapnya, yang paling penting adalah bagaimana kita belajar menggunakan transportasi angkutan umum, karena memang kemacetan sudah parah. Apakah kita mau berdiam diri?" katanya.

Chryshnanda mengakui, untuk menerapkan suatu pola baru tidak langsung bisa serta merta jadi. Perlu disiapkan infrastruktur, SDM dan orang-orang untuk pengawasan. "Sistem penegakan hukumnya juga harus jalan, ini satu benang merah," katanya.

Polda dan Dishub akan Kerja Keras Realisasikan Sistem Ganjil-Genap

Sistem pembatasan kendaraan dengan sistem nopol ganjil-genap akan segera dilaksanakan Maret 2013. Saat ini tim dari Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan masih bekerja keras merumuskan sistem untuk mengatasi kemacetan tersebut.

"Tim sedang bekerja keras untuk penerapan sistem itu," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Putut Bayu Ekoseno ditempat yang sama.

Putut mengatakan, hasil pembahasan tim dari Ditlantas Polda Metro Jaya juga Dishub nantinya akan dipaparkan di depan Gubernur Jokowi dan juga dirinya. "Saya belum terima laporannya," katanya.

Putut mengatakan, tim akan mempersiapkan mengenai penegakan hukumnya, sosialisasi dan juga pengawasannya. "Nanti biar Dirlantas yang bicara soal teknisnya bagiamana," katanya.

Jalur-jalur jalan yang akan diterapkan sistem ganjil-genap ini adalah:

1. Koridor three in one yang berlaku sepanjang jalur Blok M hingga Kota. Jalan Gatot Subroto dan Jalan Rasuna Said.
2. Sejumlah koridor timur-barat yang dilalui bus TransJ dari Pinang Ranti-Pluit.
3. Jalan Sultan Agung dari Karet-Manggarai dilanjutkan hingga Jalan Pramuka.
4. Jalan Medan Merdeka Selatan dan Jalan Letjen Suprapto serta di sebelah barat.
5. Jalan Kyai Tapa dan KH Hasyim Anshari yang menghubungkan Grogol dengan Harmoni.
6. Jalan Gunung Sahari, Kramat Raya, Salemba, Jatinegara, hingga ke Cawang.
7. Jalur Cideng, Jl KH Mas Mansyur yang melintasi Tanah Abang, lanjut ke Jalan Prof Dr. Satrio dan Cassablanca hingga Kampung Melayu.

Aturan genap ganjil tersebut tidak diterapkan selama 24 jam hanya dari pukul 06.00 WIB hingga 20.00 WIB hari Senin-Jumat. Sistem ini juga tidak berlaku bagi angkutan umum dan angkutan barang.

(ndr/syu)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads