Polisi: Pikirkan Manfaat dari Sistem Ganjil Genap

Polisi: Pikirkan Manfaat dari Sistem Ganjil Genap

- detikOto
Kamis, 13 Des 2012 21:01 WIB
Polisi: Pikirkan Manfaat dari Sistem Ganjil Genap
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) berencana untuk menerapkan aturan nomor polisi (nopol) ganjil genap untuk mobil pada tahun depan. Kepolisian pun meminta warga bersabar dan melihat sisi positif dari kebijakan ini.

Dalam laman resmi mereka di situs jejaring sosial Facebook, Divisi Humas Mabes Polri memposting sebuah artikel yang berisi informasi kalau Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat ini masih membahas strategi dan beberapa kebijakan untuk mengurai kemacetan Jakarta.

Salah satu yang sedang menjadi fokus adalah penerapan pembatasan penggunaan kendaraan dengan sistem nomor polisi ganjil genap.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Drs.Chrysnanda Dwi Laksana dilaman tersebut mengajak masyarakat untuk tidak berpikir negatif terkait aturan ganjil genap. Karena, setiap kebijakan yang akan diputuskan tentu ada rasionalisasinya.

"Harusnya berpikir apa benefit-nya. Karena para petugas berpikir semua aktivitas akan berkaitan dengan lalu lintas. Jadi, yang akan dibangun adalah kesadaran," ujar Dirlantas, Kamis (13/12/2012).

Lebih lanjut diuraikan kalau yang paling penting dalam memecahkan permasalahan kemacetan adalah sistem yang terpadu. Masyarakat pun diminta untuk sabar dan harus mulai ikut memikirkan dan bukan hanya mencari kesalahan serta saling menyalahkan.

Seluruh warga Jakarta menurutnya harus ikut memperbaiki hal-hal yang kurang tepat. Apakah itu di bidang infrastruktur, edukasi penegakan hukum, dan membangun kesadaran berbudaya.

"Harus diingat, berlalu lintas itu adalah cermin budaya dan itu urat nadi kehidupan serta cermin modernitas," kata dia.

"Jadi, membangun sistem transportasi lalu lintas harus ada infrastruktur yang baik, edukasi, penegakan hukum, dan ini yang dibangun sinergis. Ini adalah suatu proses, jadi jangan diharapkan secara tiba-tiba," lugasnya.

(syu/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads