Pasalnya Hummer ini tidak membutuhkan bahan bakar untuk berjalan karena hanya menggunakan tenaga listrik saja.
Meski GM sempat menghentikan produksi Hummer di 2010 akibat kurang diminati kendaraan bertubuh bongsor ini, perusahaan asal Inggris, Coachbuilder Prindiville ternyata masih tertarik untuk menghidupkan kembali Hummer dengan wajah baru yang langsung disuntikan sentakan listrik. Dan tentu lahirnya kendaraan ini atas ijin GM pastinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bicara soal tampilan Hummer listrik yang dilepas dengan harga US$ 40.000 atau sekitar Rp 384,5 jutaan ini lebih mirip terlihat dengan H3 tetap garang dan gagah tapi tetap enak dipandang.
Namun perbedaan mendasar selain menggunakan tenaga listrik, Hummer listrik ini pun hanya mampu menampung 2 penumpang. Jadi Hummer listrik ini memiliki tubuh yang lebih kecil dibandingkan dengan Hummer konvensional.
Untuk memperingan tubuh Hummer listrik ini menggunakan sasis baja ringan bermutu tinggi, yang juga diselipkan beberapa fiberglass diatasnya. penyesuaian juga terlihat pada suspensi. Sistem rem juga sudah menggunakan rem cakram hidrolik, dan motor AC terhubung ke dalam transmisi 2-speed otomatis.
Sayangnya, untuk urusan berlari, mobil ini masih tergolong lambat. Mobil bongsor ini diperkirakan hanya mampu berlari hingga 48-96 km dalam sekali pengisian baterai dan berlari hingga kecepatan puncak 64 km/jam.
Dan untuk menggoda konsumennya, Prindiville pun membuatkan 25 unit edisi khusus yang memiliki beberapa perbedaan mulai dari aplikasi lampu LED (depan dan belakang), grille berbalut krom, heater pada jok, LCD display dashboard hingga sistem audio dari Pioneer.
(lth/syu)












































Komentar Terbanyak
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Merasa Jago Nyetir? Buktikan di Kuis Ujian 'SIM' DetikOto, Ada Hadiahnya!
Intip Garasi Gubernur Terkaya di RI yang Hartanya Tembus Rp 900 Miliar