Spark EV akan menemani line up mobil Chevrolet listrik lainnya yakni Volt. Jika boleh disebut-sebut, Spark EV merupakan mobil listrik dengan harga yang murah.
Lihat saja banderolan harganya hanya mencapai US$ 25.000 atau sekitar Rp 240 jutaan dengan subsidi pajak. Bila dibandingkan mobil listrik kompetitor seperti Nissan LEAF yang dijual seharga US$ 27.700.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan kemampuan pengisian baterai lewat sistem SAE Combo DC Fast Charging, Spark EV bisa diisi kapasitas baterainya sampai 80 persen dengan waktu 20 menit saja.
"Ketika Anda mengembangkan sebuah mobil mini listrik yang dipenuhi dengan berbagai teknologi, yang bisa menempuh 0-100 km per jam kurang dari 8 detik, konsumen pasti menyukainya," ujar Presiden GM Amerika Utara Mark Reuss di situs GM, Selasa (27/11/2012).
Spark EV memiliki berbagai pilihan warna seperti Electric Blue, Black Granite, Summit White, Silver Ice and Titanium.
Bagaimana spek mobil ini? Yuk kita intip...
1. Interior
|
dok GM
|
Chevrolet pun mengamini hal itu sehingga mereka menempatkan layar super besar yang jernih di dashboard.
Layar LCD 7 inci akan memberikan informasi mengendara.
Fitur canggih lainnya adalah MyLink, yang mengoneksikan telepon pintar dengan mobil.
2. Motor Listrik
|
dok GM
|
Sistem listrik ini terdiri dari coaxial drive unit dan motor listrik yang menghasilkan tenaga sebesar 130 hp dan torsi 542 Nm untuk akselerasi yang cepat.
Baterai ion lithiumnya memiliki kapasitas 20-kWh. Baterai ini diklaim GM sangat awet dan digaransi sampai 8 tahun atau 100.000 mil.
3. Pengisian baterai
|
Colokan di bagian depan
|
Dengan sistem ini mobil bisa diisi baterainya hingga kapasitas 80 persen selama 20 menit saja.
Jika menggunakan colokan rumahan bertegangan 240V, Spark EV baterainya bisa diisi dalam 7 jam.
Halaman 2 dari 4













































Komentar Terbanyak
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Penjualan Mobil di Indonesia Nyaris Disalip Malaysia, Menperin: Ini Alarm!