Desakan untuk membatasi penjualan kendaraan untuk menghalau macet. Namun disamping itu, meningkatnya ekonomi Indonesia juga mendorong naik penjualan mobil.
Untuk menghalau populasi mobil, terutama di kota besar seperti Jakarta, segala cara pun disiapkan. Mulai dari pajak tinggi, rencana penerapan ERP (electronic road pricing) hingga rencana meningkatkan tarif parkir pun disiapkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk tarif parkir yang kini sedang hangat dibicarakan, Bagus menjelaskan kalau di kota-kota lain di seluruh dunia, tarif parkir memang sudah tinggi. Tapi penjualan mobil tetap tinggi.
"Di Beijing dan Shanghai saja tarif parkirnya lebih tinggi. Tapi jualan mobil tetap jalan. Masa hanya gara-gara beda berapa ribu pemilik mobil sampai tidak mau parkir di parkiran resmi lalu parkir ke pinggir jalan," imbuhnya.
"Jadi belum pengaruh," tandasnya.
Penjualan mobil di Indonesia sendiri tahun lalu mencapai 890 ribu unit. Dan meski dihantam berbagai isu negatif hingga diterapkannya ambang batas uang muka yang tinggi bagi kredit kendaraan, penjualan mobil di Indonesia di prediksi tetap akan tumbuh.
Tahun ini, penjualan mobil diprediksi akan menembus angka 1 juta unit dan mencetak sejarah dan rekor penjualan mobil di Indonesia.
(syu/lth)











































Komentar Terbanyak
Prabowo Klaim Upah Ojol Naik 3 Kali Lipat, Begini Reaksi Asosiasi
Pertalite Mau Dibatasi, Bahlil: yang Kaya Jangan Ambil Hak Rakyat
Viral Ribut-ribut Perkara Parkir: Istri Turun buat Nge-tag Tempat, Emang Boleh?