Dalam penelitian bertema 2012 Electric Vehicle Ownership Experience Study yang dilakukan J.D. Power & Associates terungkap kalau di konsumen di negara maju seperti Amerika Serikat ternyata masih berpikir kalau harga mobil listrik terlalu mahal yang membuat mereka berpikir ulang untuk membeli mobil listrik seperti Nissan LEAF dan plug-in listrik seperti Chevrolet Volt.
Orang-orang yang hendak membeli mobil listrik menurut Direktur Senior J.D. Power Neal Oddes pada akhirnya banyak yang tidak jadi membelinya karena alasan harga.
"Satu-satunya cara untuk mengatasi harga adalah dengan meningkatkan teknologi untuk mengurangi biaya keseluruhan dari kendaraan. Para produsen memiliki tugas besar untuk bisa melakukan itu," katanya seperti detikOto kutip dari New York Times, Senin (12/11/2012).
Penjualan mobil listrik di Amerika sendiri saat ini masih kurang dari 1 persen dari total penjualan kendaraan di negeri Paman Sam tersebut.
Padahal, biaya bulanan yang dikeluarkan para pemilik mobil listrik di Amerika terhitung sangat rendah. Dalam satu bulan, tagihan listrik untuk sebuah mobil listrik diperkirakan hanya sebesar US$ 18 atau sekitar Rp 173,3 ribuan saja.
Angka itu sangat jauh lebih murah bila dibandingkan bila mereka menggunakan mobil konvensional yang diperkirakan menghabiskan dana rata-rata sebesar US$ 147 atau sekitar Rp 1,4 jutaan untuk membeli bensin.
Tapi untuk mencapai penghematan itu, para calin pembeli harus rela merogoh dana lebih dalam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untungnya, pemerintah Amerika sadar akan hal itu dan memberi subsidi sampai US$ 7.500 atau sekitar Rp 72 jutaan meski tetap saja tidak bisa menjadikan mobil-mobil ramah lingkungan sama atau lebih murah dari mobil konvensional.
"Dan jika bukan karena subsidi itu, saya pikir pasar akan menjadi jauh lebih buruk," lugas
Selain masalah harga tadi, masalah-masalah lain yang masih menjadi keraguan para calon pembeli adalah masalah jarak jelajah mobil listrik yang dianggap masih kurang panjang. Selain itu, ketersediaan stasiun pengisian listrik yang terhitung masih sangat jarang juga menambah keraguan.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pabrik di RI Bisa Produksi 400 Ribu Pick Up, Nggak Perlu Impor untuk Kopdes
Biar Dapet Rp 10 Juta/Bulan, Ojol Harus Ambil Berapa Orderan?
Perpanjang STNK Tahunan dan 5 Tahunan, Duitnya Buat Apa?