Dari 10 ribu unit yang semula dipesan berbagai pihak pada saat Esemka gencar diberitakan, kini tinggal beberapa pihak yang bertahan untuk memesan. Jumlah yang dipesan tinggal tak lebih dari 400 unit mobil.
"Semula ada sekitar 10.000 pemesan. Setelah kita melakukan konfirmasi ulang untuk memastikan, ternyata hanya sekitar 400 unit saja yang tetap dipesan. Sedangkan harga per unit masih sesuai harga dasar antara Rp 90 juta sampai Rp 100 juta," ujar Dirut PT SMK, Joko Sutrisno, di Solo Technopark, Solo, Sabtu (10/11/2012) siang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prabowo memesan 13 unit dengan catatan khusus yaitu segera diproduksi karena akan segera dipergunakan.
Joko mengatakan proses produksi massal akan dilakukan pada 2013 mendatang. Sedangkan proses pemesanan dilakukan dengan pemberlakuan uang pemesanan sebesar Rp 2 juta. Setelah itu pemesan diminta membayar uang muka 30 persen dari harga mobil dan kekurangannya dilunasi setelah mobil jadi.
Untuk pikap Bima dijual seharga Rp 60-65 juta, sementara untuk tipe SUV Rajawali tipe II dijual seharga Rp 140-150 jutaan. Harga di atas belum termasuk pajak (off the road).
(mbr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi