"Rencananya kerja sama dengan PT Gaya Motor (Astra) maupun PT National Assemblers (Indomobil). Kita sudah meninjau kedua pabrik itu. Rencananya (mobil yang diproduksi di Indonesia) Exora. Selain Exora kami juga merakit mobil compact Proton yang baru akan diluncurkan 2014 mendatang," kata Presiden Direktur PT Proton Edar Indonesia (PEI), Gunther Scherz di markas Proton di jalan Sultan Iskandar Muda No. 89, Arteri Pondok Indah Jakarta Selatan, Kamis (8/11/2012).
Menurut Gunther, langkah tersebut agar produk Proton bisa bersaing di pasar mobil Indonesia. "Ini salah satu opsi dari Proton agar bisa bersaing," ucapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai saat ini, lanjut Gunther, Proton terus melakukan penjajakan dengan pihak terkait. Belum tahu kapan rencana ini berlangsung. Setidaknya rencana CKD di Indonesia membutuhkan waktu sampai 2 tahun ke depan untuk bisa mulai merakit Proton di Indonesia.
"Belum bisa putuskan, bisa 2 tahun lagi, dan kita terus pantau kondisi ini," tutupnya. Mobil Proton yang agak bernuansa Indonesia adalah Proton Exora Star, aksesoris mobil ini berasal dari perusahaan-perusahaan aksesoris di Indonesia, seperti head unit adio, ban, dan aksesoris lainnya.
(/)












































Komentar Terbanyak
Di RI Banyak Merek Motor Listrik, Kenapa Harus Emmo Rp 50 Jutaan buat MBG?
Bengkel Belum Ada, Kok BGN Nekat Beli 25 Ribu Unit Motor MBG?
Diborong Proyek MBG, Desain Motor Listrik Emmo Baru Didaftarkan Akhir Tahun Lalu