Namun, Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan kalau pemberian subsidi baru bisa dilakukan setelah pemilihan umum dilakukan pada 2013 mendatang.
Tapi, rencana itu telah dimatangkan setelah pemerintah Jerman membentuk tim khusus yang membuat rencana terkait peningkatan populasi mobil listrik di Jerman. Tim khusus itu terdiri dari ahli-ahli di bidang industri, ilmu pengetahuan, pekerja dan politik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Prancis juga sudah mengeluarkan subsidi untuk mobil listrik dan hybrid dengan cara memberikan insentif tunai pada para pembelinya.
CEO Daimler Dieter Zetsche sebelum bertemu dengan Markel berbicara pada televisi ZDF seperti dikutip Auto News mengatakan bahwa sebenarnya Daimler tidak mengharapkan mobil listrik terjual lebih dari 600.000 unit di Jerman pada tahun 2020 tanpa subsidi 'gaya Prancis.'
Selama 8 bulan pertama tahun ini, tercatat 2.272 mobil listrik terdaftar di Jerman. Angka itu terlalu kecil bila dibanding keseluruhan mobil penumpang yang terjual disana. Persentasenya hanya 0,1 persen dari 2,1 juta mobil penumpang yang terjual.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Biar Dapet Rp 10 Juta/Bulan, Ojol Harus Ambil Berapa Orderan?
Perpanjang STNK Tahunan dan 5 Tahunan, Duitnya Buat Apa?
Permintaan Maaf Pemobil yang Konvoi Zig-zag di Tol Becakayu