Mobil-mobil Berbaju Batik

Mobil-mobil Berbaju Batik

- detikOto
Selasa, 02 Okt 2012 14:20 WIB
Mobil-mobil Berbaju Batik
Batik
Jakarta -

1. Avanza Batik

Avanza batik
Avanza batik ini merupakan ide modifikasi dokter muda Hanggara Rachmabrata. Mobil dimodifikasi dengan batik karena teringat dengan rumah sang nenek.

"Sebenarnya ketika membuat mobil ini saya ingin nostagia dengan rumah nenek saya di Jogja," ujarnya pada detikOto beberapa waktu lalu.

Hanggara lalu bercerita bahwa mobilnya ini adalah mobil Toyota Avanza lansiran tahun 2006.

Karena temanya adalah batik yang menurut Hanggara dia namakan 'Indonesia Elegan', Hanggara lalu menjelaskan bahwa di eksterior tidak banyak dia sentuh selain aplikasi body kit dan keramaian pola batik dengan sosok arjunanya.

Sementara di bagian dalam, nuansa Jawa makin kental. Di bagian depan, doortrim sudah dilapisi kulit berwarna marun yang dipadukan dengan kain batik. "Polanya 'parang rusak'pola batik kraton," jelas Hanggara.

Pemilihan motif 'parang rusak' pun ternyata punya alasan tersendiri. Karena, motif ini dianggap kuat sekali. "Ini motif kraton, kebetulan saya punya darah HB III (Sri Sultan Hamengkubuwono III)," aku Hanggara malu-malu.

Selanjutnya, pola batik senada juga tampak dominan di lapisan kain yang membungkus jok mobil Jepang tersebut. Uniknya, di bagian tengah jok, ada ukiran sosok arjuna sedang memegang panah yang dipahat dari kulit kambing asli.

Sebagai gantinya, tempat jok baris kedua yang juga menjadi pembatas antara pengemudi dan penumpang belakang diberi televisi layar datar berukuran 22 inchi.

Di televisi yang diletakkan di meja kayu ini, penumpangnya dapat menikmati permainan PlayStation sambil duduk di jok berlapis batik dan kulit kambing asli berukiran. Nuansa pun semakin kuat berkat beberapa ornamen pewayangan di beberapa sudut kabin.

"Modalnya sekitar Rp 40 juta. Semua material saya pesan langsung dari pengrajin. Batik langsung dari pengrajin, ukiran kulit itu dari kulit kambing asli juga yang saya pesan dari pengrajin untuk diukir. Sebenarnya, setir juga pakai setir kayu yang sudah diukir, tapi sekarang baru setengah jadi, sebentar lagi selesai," pungkasnya.

2. Honda Accord batik

Honda Accord Batik
Anak muda lahiran Solo juga tak mau kalah. Doni Putra dengan bangganyaΒ  menunjukan hasil kreasi batiknya di Honda Accord kelahiran 1995.

Batiknya model batik Projo asal Solo. Motif batik terlihat sangat dominan di sekucur tubuh mobil asal Jepang itu mulai dari depan, tengah, belakang hingga ke kabin penumpang.

Bagaimana cara pasangnya? Tidak dengan cutting stiker dan airbrus. Doni hanya menggunakan lem fox. Doni mengaku tidak ada kesulitan menempelkan barik ke bodi.

"Yang sulit itu hanya membuat pola. Harus benar-benar teliti. Dan itu saya kerjakan bersama team," ujarnya.

Di samping itu karena mobil tersebut untuk daily use, Doni tak banyak mengubah lekukan tubuh Accord bahkan ke kaki-kaki. Untuk suspensi hanya menggunakan suspensi after market yang banyak beredar di toko sparepart.

Untuk peleknya bujang penghobi olahraga biliar ini menyematkan pelek autospeed ring 18 yang dibalut dengan ban accelera depan dan belakang. Sedangkan untuk urusan audio, Doni mempercayai seperangkat audi seperti subwofer menggunakan diamond, unit poineer yang terintegrasi dengan power acoutic.

Secara keceluruhan, dana yang dikucurkan Doni sebesar Rp 6,5 juta dengan lama pengerjaan 3 minggu.

3. smart Punya VJ Daniel

smart
VJ Daniel juga tak mau kalah. Di mobil smart fortwo-nya dia tempeli motif Urban Batik dan Archipelago Camouflage. Tidak ada mobil smart berdesain seperti ini di seluruh dunia. Sebab desain ini memang dibuat khusus untuk Indonesia.

Untuk membuat edisi terbatas mobil mungil ini, Daimler AG yang merupakan prinsipal mobil smart bekerja sama dengan produsen fashion DAMN! I LOVE INDONESIA.

4. Mercy Batik ala Piyu Padi

Piyu dan mobil batik
Gitaris band Padi, Piyu langsung kesengsem begitu mengetahui ada lelang Mercedes-Benz C250 CGI Avantgarde bermotif batik karya perancang busana Carmanita.

Piyu yang bernama lengkap Satriyo Yudi Wahono itu berhasil mengalahkan 12 peminat Mercy batik di Indonesia. Piyu sendiri merogoh koceknya sebesar Rp 1 miliar untuk mendapatkan mobil Mercy C250 CGI berkelir batik.

"Desain ini khusus, sangat mencerminkan budaya Indonesia. Oleh karena itu saya sangat tertarik untuk memiliki mobil tersebut," kata Piyu yang mendapatkan mobil batik ini 2 tahun lalu.

Sebagai tanda kalau Mercy itu sudah resmi jadi miliknya, Mercy batik itu kini memiliki nomor polisi P 1 YU.

"Ini tidak ada di negara manapun dan kreasi ini hanya satu di dunia yakni di Indonesia,” ucap Piyu.

Gitaris handal berambut gondrong itu juga menuturkan kalau Mercy batik itu sebagai upaya untuk mengapresiasi budaya tanah air, bukan hanya sekedar beli mobil biasa. "Ini bukan sekadar sebuah transaksi jual-beli. Ini adalah sebuah apresiasi terhadap seni. Saya menghargai apresiasi Mercedes-Benz terhadap batik yang merupakan heritage, warisan budaya leluhur bangsa Indonesia," tuturnya.

"Kalau kata orang kita seperti membeli barang antik, nah ini salah satunya. Saya seperti membeli barang antik yang. Meski belum menjadi antik tetapi lihat beberapa tahun kedepan," ujarnya.

Selanjutnya Piyu akan menyimpan dan merawat dengan baik Mercy batik, tanpa menggunakannya untuk kebutuhan sehari-hari.

"Mobi ini akan saya simpan dan tidak akan saya jual. Dan untuk dipakai sehari-hari sayang rasanya," tambah Piyu.
Halaman 2 dari 5
(ddn/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads