Perang Mobil Hybrid di IIMS 2012

Laporan dari IIMS 2012

Perang Mobil Hybrid di IIMS 2012

- detikOto
Senin, 24 Sep 2012 11:42 WIB
Perang Mobil Hybrid di IIMS 2012
Jakarta -

Konsumsi bahan bakar

Honda CR-Z
Konsumsi bahan bakar

Toyota baru saja memperkenalkan adik dari Toyota Prius yang mereka beri nama Toyota Prius c. Mobil ini merupakan mobil teririt Toyota yang memiliki bentuk layaknya sebuah hatchback.

Prius c atau yang disebut Aqua di Jepang ini cukup sukses di pasaran Jepang. Tak lain karena konsumsi BBM mobil ini yang paling irit di pasaran Jepang dan dunia untuk ukuran mobil yang diproduksi massal yakni 35,4 km per liter.

Sementara Honda CR-Z yang dihadirkan Honda merupakan facelift dari CR-Z yang telah sejak 2010 diproduksi. Penampilan dari New Honda CR-Z ini adalah yang pertama kalinya di dunia. Bahkan Jepang sendiri diakui baru akhir bulan ini meluncurkan mobil tersebut.

Untuk Honda CR-Z, mobil anyar ini mengkonsumsi bahan bakar 14.1 km per liter.

Perbandingan harga

Toyota Prius
Untuk di Indonesia, mobil Toyota Prius c dilepas dengan rentang harga Rp 415-500 jutaan dengan sistem pembelian dengan memesan terlebih dahulu.

Di Indonesia, Honda melepasnya dengan transmisi manual ditawarkan dengan harga Rp 475juta dan New CR-Z transmisi CVT dengan harga Rp 489 juta. Pengiriman New CR-Z untuk konsumen Indonesia akan dilakukan mulai dari bulan Februari 2013.

Perbandingan Mesin

Honda CR-Z
Prius c menggunakan mesin bensin berkapasitas 1.500cc 4 silinder dengan tenaga 74 PS pada 4.800 rpm dan torsi 111 Nm. Sedangkan motor listrik memproduksi tenaga hingga 45 kW (61PS) dan torsi 169 Nm (125. lb-ft) jika kedua mesin digabungkan bisa memproduksi 100 PS (73kW atau 98HP).

Bila dibandingkan mesinnya, Prius c menggunakan mesin yang lebih kecil dari Prius.

Dan sedangkan Honda CR-Z mengusung mesin i-VTEC 1,5 liter dipadu dengan teknologi baterai Integrated Motor Assist (IMA). Performa mesin Honda CR-Z mampu menghasilkan daya maksimal 120PS pada putaran mesin 6600 untuk tipe transmisi manual 6 percepatan, dan 118 PS pada putaran mesin 6.600 untuk tipe transmisi CVT.

Sementara peranti IMA dilengkapi oleh baterai bertenaga 100 volt yang mampu menghasilkan 20 PS. Saat mobil berakselerasi keduanya bekerja bersamaan namun pada saat melakukan manuver pengereman, daya yang dihasilkan oleh mobil disimpan pada peranti IMA berupa energi kinetik sehingga membuat konsumsi bahan bakarnya menjadi lebih irit.

Komentar Petinggi Pabrikan

Honda CR-Z
Kehadiran dua mobil hybrid terbaru ini tentu ini memberikan konsumen di Indonesia pilihan yang beragam.

Lalu bagaimana pendapat para petinggi kedua pabrikan Jepang ini, mengenai produk mereka masing-masing.

"Banyak pemain kan akan punya sisi positif. Konsumen jadi banyak pilihan. Pasar juga akan makin berkembang," timpal Direktur Pemasaran PT Toyota-Astra Motor Joko Trisanyoto.

"Bukan lawan, tapi kawan yang sama-sama ingin membangun pasar mobil hybrid di Indonesia," ujar Marketing & Aftersales Service Director PT Honda Prospect Motor Jonfis Fandy.

Halaman 2 dari 5
(syu/lth)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads