1. Eksterior
|
Mazda Biante
|
Dengan dimensi yang luas, penumpang dapat merasakan kelegaan kabin.
Tampilan mewah langsung terlihat di MPV premium asal Jepang ini.
Desain modern juga telihat jelas pada tampilan lampu depan, yang tajam mengalir ke dalam pilar jendela berbentuk segitiga membuat tampilan sisi samping berbeda.
Kalau merujuk wajah manusia, wajah Biante di bagian matanya seperti wanita yang memakai eye shadow.
Desain lampu belakang tak kalah menawan. Tidak berhenti sampai disitu,Β simbol merek berukuran besar juga ikut menghiasi bagian atas grille. Membentang ke samping dengan membentuk sayap berbentuk krom.
Untuk warnanya Biante memiliki 5 pilihan warna diantaranya Clear Water Blue Metallic, Radian Ebony Mica, Aluminium Metallic, Crystal White Pearl Mica, dan Brilliant Black.
2. Interior
|
Mazda Biante
|
Yang menarik, baris kedua dan baris ketiga bisa digeser ke belakang, dengan demikian ruang kabin bisa menjadi lebih lega. Fitur pengaturan kursi ini dinamai Living Mode. Serasa tinggal di ruang tamu.
Kursi baris ketiga pun bisa dilipat untuk menambah ketebalan bantalan duduk.
Sementara untuk membantu kesegaran kabin, mobil sudah dilengkapi dengan sistem pemurnian udara Nanoe yang terpasang di AC.
Sistem ini bisa menangkap allergen, virus dan lainnya sehingga udara dalam kabin bebas dari alergi.
3. Pandangan Luas
|
Mazda Biante
|
Rancangan ini bertujuan untuk meminimalkan gerakan mata pengemudi jauh dari jalan, dan memungkinkan penumpang baris kedua dan ketiga untuk mudah melihat sekeliling. Membuat perjalanan lebih menyenangkan bagi semua orang.
Interior tersaji dengan panjang kabin 2.990 mm dan lebar 1.545 mm dan tinggi 1.350 mm.
4. Performa
|
Mazda Biante
|
Transmisinya sudah otomatis dengan 5 percepatan.
Suspensinya mengadopsi McPherson pada bagian depan, dan multi link di belakang untuk memastikan handling yang stabil dan nyaman.












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Pengendara Singapura Banyak yang Mau Balik Beli Mobil Bensin
Lawan Arah di Malaysia Didenda Rp 60 Juta, di Indonesia Cuma Rp 500 Ribu