Hal tersebut disampaikan Presdir PT Astra Daihatsu Motor Sudirman MR, di Jakarta, Rabu(19/9/2012).
"Ada kemungkinan ini akan diekspor dan sedang kami pelajari. Tapi untuk mendapatkan harga yang bagus kan harus memiliki volume yang tinggi, supaya depresiasi peralatannya kan bisa ditekan cost-nya . Nah selain memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri dan pasar luar negeri. Kita juga harus bekerja sama dengan prinsipal (Jepang)," kata Sudirman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iya Daihatsu memang punya R&D center, tapi untuk membangun di Indonesia itu kan tidak mungkin. Tapi saya punya mimpi untuk bisa memiliki fasilitas untuk mengetes componen, sehingga kita bisa mendorong komponen lokal bisa melakukan R&D sendiri. Karena bagian dari komponen yang mahal itu kan testingnya, kalau kami memilikinya kan ini bisa membangun komponen lokal kita," tutupnya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Mobil Pribadi Isi Pertalite Dibatasi, per Hari Maksimal Rp 500 Ribu
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi