Menurut rencana Mitsubishi Motors Corporation (MMC) akan memperlihatkan mobil yang menggunakan sistem Plug-in Hybrid EV ini diajang Paris Motor Show yang akan digelar di akhir bulan nanti.
Sebagai sebuah SUV, Outlander PHEV yang akan lebih dahulu di jual di Jepang pada 2013 sebelum di sebar ke Eropa dan Amerika serta benua lainnya itu tetap memiliki kemampuan jelajah khas SUV namun memiliki efisiensi tingkat tinggi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Motor listrik itu mampu menyumbangkan tenaga masing-masing 60 kW. Sementara torsinya mencapai 137 Nm dari motor listrik di depan dan 195 Nm dari motor listrik yang berada di belakang.
Adapun mesin konvensional menggunakan mesin MIVEC dengan empat silinder yang berkapasitas 2.0 liter. Mesin tersebut akan menjadi generator bila motor listrik memerlukan tenaga tambahan.
Bila kehabisan tenaga, baterai dapat di isi penuh tenaganya selama 4,5 jam. Bila terburu-buru, cukup waktu 30 menit untuk mengisi 80 persen tenaganya.
Dengan begitu, mobil ini mampu berjalan sejauh 55 km hanya dengan menggunakan tenaga dari baterai listriknya tanpa menghidupkan mesin bensin. Sementara bila dikombinasikan, maka jarak jelajah mobil ini berlipat belasan kali menjadi 880 km.
Sementara untuk efisiensinya, mobil Jepang tersebut mampu membukukan klaim efisiensi hingga 61 km/liter.
Di Paris, Outlander PHEV akan bersanding dengan ASX (European version) dan i-MiEV Evolution serta beberapa mobil produksi massal mereka.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Prabowo Mau Buka Pabrik Mobil di RI: Kenapa Kita Jadi Pasar Mobil Orang Lain?
Prabowo Sebut Semua Mobil-motor Bakal Pakai Listrik, Orang Kaya Isi Bensin
Pujian Media Asing Buat Veda Ega Pratama usai Cetak Sejarah di Moto3