"Revisi target tidak ada, kita memang ada sedikit masalah suplai, tapi kita yakin belum mau revisi target. Target kita 12.000 lebih," kata Marketing Direktur PT KIA Mobil Indonesia, Hartanto Sukmono di sela-sela peluncuran SUV Sportage Platinum di Mall Taman Anggrek, ground floor A1 jalan Letjen. S. Parman Kav 21, Jakarta Barat, Rabu (5/9/2012).
Memang di bulan Agustus lalu, seperti dilansir Korean Times, pekerja KIA dan Hyundai mengadakan beberapa kali mogok kerja untuk meminta pengurangan jam kerja dan peningkatan upah. Setelah beberapa kali demo, manajemen Hyundai-KIA serta pekerja akhirnya mendapatkan kata sepakat minggu lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Suplai tersendat karena ada masalah Korea. Bukan industri otomotif saja yang terganggu itu seluruh industri di Korean dan bukan otomotif saja. Tapi kita pelan-pelan yakin target tercapai," ucapnya.
Sementara ketika disinggung soal kenaikan down payment (DP) yang berlaku sejak Juni 2012 silam, Hartanto mengatakan dampak kenaikan DP tidak terlalu terpengaruh pada konsumen KIA di Indonesia.
"Pengaruh DP? Kalau dibilang ada ya ada. tapi tidak ada penghalang yang berarti," yakinnya.
Seperti diketahui, kenaikan DP kendaraan bermotor relatif tinggi. Untuk roda empat down payment (DP) minimal sebesar 30 persen. Sedangkan motor sebesar 25 persen.
Mengenai penjualan KIA di pasaran global, Hartanto menuturkan KIA berniat untuk menaikkan target penjualan global tahun ini menjadi 2,7 juta unit kendaraan dari sebelumnya sekitar 2,3 juta unit.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Australia 'Lumpuh', Hampir 500 SPBU Kehabisan BBM!
Cuma Menepi Lihat Maps, Preman Tanah Abang Palak Mobil 'Pelat Luar' Rp 300 Ribu