Baterai itu tengah dikembangkan oleh perusahaan baterai yang didukung oleh GM yakni Envia System yang berbasis di Newark, California. Dilansir Detroit Free Press, CEO GM Dan Akerson menuturkan baterai yang tahan lama itu menggunakan ion lithium dan akan tersedia pada 2-4 tahun mendatang.
"Saya rasa peluangnya lebih baik dari 50:50 untuk mengembangkan mobil yang bisa melaju sejauh 200 mil untuk sekali ngecas. (Baterai) itu akan merubah permainan," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mobil pesaing Volt lain yang benar-benar murni hanya menggunakan listrik memiliki jarak tempuh di atas 100 mil. Misalnya Tesla Model S yang bisa melaju sejauh 300 mil, namun baterainya sangat besar dan dua kali lebih mahal dari punya Volt.
Nissan Leaf dan Ford Focus EV dua-duanya memiliki jarak jelajah 100 mil, tetapi sangat tergantung pada suhu, kondisi jalan dan kecepatan.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Merasa Jago Nyetir? Buktikan di Kuis Ujian 'SIM' DetikOto, Ada Hadiahnya!
Intip Garasi Gubernur Terkaya di RI yang Hartanya Tembus Rp 900 Miliar