Mobil Makin Canggih, Lebih Sulit untuk Penyelamatan Jika Kecelakaan

Mobil Makin Canggih, Lebih Sulit untuk Penyelamatan Jika Kecelakaan

M Luthfi Andika - detikOto
Senin, 13 Agu 2012 11:44 WIB
Mobil Makin Canggih, Lebih Sulit untuk Penyelamatan Jika Kecelakaan
Jakarta - Mobil-mobil saat ini sudah semakin modern dengan penggunaan fitur canggih dan bahan baku yang kuat dan ringan. Namun di balik itu terdapat bahayanya.

Dilansir Drive On fitur keselamatan seperti airbag, rangka yang terbuat dari baja ringan dan sebagainya yang tersemat pada mobil Sport Utility Vehicle (SUV) memang handal untuk melindungi pengendara dan penumpang ketika terjadi kecelakaan.

Namun di saat insinyur berhasil mengembangkan fitur canggih itu ternyata ada kelemahan juga. Mobil dengan segudang fitur keselamatan di dalam kabin ternyata menyulitkan tim penyelamat mengevakuasi korban di kabin penumpang ketika terjadi kecelakaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pabrikan mobil mendesain mobil untuk konsumennya bukan untuk para penyelamat," tutur instruktor keamanan Greg Rudiger di Drive On, Senin (13/8/2012).

Fitur keselamatan yang paling menyulitkan tim penyelamat adalah fitur keselamatan airbag (kantung udara), rangka baja. Fitur keyless ignition juga masuk dalam kategori menyulitkan karena di mobil-mobil hybrid yang mesinnya tidak berbunyi, tim penyelamat tim mengetahui apakan mobil masih hidup atau tidak.

Maka dari itu petugas penyelamat pun mencoba mempelajari teknik baru terhadap mobil baru demi mempercepat proses penyelamatan korban kecelakaan. Mereka menggunakan berbagai mobil dengan fitur keselamatan baru.

Langkah tersebut agar para petugas bisa tahu jenis kendaraan yang mereka jumpai setelah terjadi kecelakaan

(ddn/ddn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads